Satu-Satunya Tujuan PMI Kediri Tutup Penerbangan, Disnaker Kediri: Tunggu Edaran Resmi Kemnaker - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Satu-Satunya Tujuan PMI Kediri Tutup Penerbangan, Disnaker Kediri: Tunggu Edaran Resmi Kemnaker
ilustrasi pekerja migran Indonesia (Foto: kominfo Jatim/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Satu-Satunya Tujuan PMI Kediri Tutup Penerbangan, Disnaker Kediri: Tunggu Edaran Resmi Kemnaker

Satukanal.com, Kediri – Dinas Ketenaakerjaan (Disnaker) Kabupaten Kediri hingga hari ini belum bisa memastikan apakah para Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Kabupaten Kediri masih dapat berangkat ke Negara Hongkong atau tidak, meskipun telah beredar pengumuman penghentian sementara penerbangan dari Indonesia ke Hongkong.

Kepala Bidang Transmigrasi dan Penempatan Tenaga Kerja, Disnaker Kabupaten Kediri, Djumadi mengatakan, pengumuman penutupan penerbangan dari Indonesia ke Hongkong oleh KJRI Hongkong belum bisa dibuat patokan pemberangkatan PMI dari Kabupaten Kediri. Sebab hingga hari ini pihaknya belum mendapatkan surat edaran resmi dari Kemnaker.

“Soal pekerja migran kita berangkat atau tidak itu kebijakan Kementerian Ketenagakerjaan yang memutuskan, dan hingga hari ini kita belum mengetahui apakah diberangkatkan atau tidak,” jelas Djumadi saat dihubungi Satukanal.com, Kamis, (24/06/2021).

Baca Juga :  Siap Siap! Bansos PPKM Kota Malang Segera Cair

Menurut Djumadi, jika pun benar tidak boleh diberangkatkan menurutnya aturan tersebut bersifat temporal, dan akan segera di revisi jika kondisi di Indonesia membaik. Sebab, negara Hongkong masih sangat membutuhkan pekerja migran dari Indonesia.

“Memang kalau dilihat dari selebaran itu pihak sana menutup penerbangan, namun klausul ke berapa itu berbunyi masih akan di kaji ulang artinya bersifat temporal, karena mereka juga masih butuh pekerja migran dari Indonesia,” katanya.

Dia juga menjelaskan, hingga Juni ini jumlah pekerja migran yang mengajukan diri untuk bekerja di Hongkong ada sebanyak 230 orang, jumlah ini didominasi pekerja perempuan dengan rincian pekerja di bidang informal sebanyak 222 orang dan di sektor formal 8 orang.

Baca Juga :  Panduan Kurban Idul Adha di Kabupaten Kediri, Panitia Dikurangi 50 persen

Hongkong menjadi tujuan, sebab beberapa negara tujuan pekerja migran lain sudah tidak menerima buruh migran dari Indonesia sejak tahun 2020 yang lalu. Hal itu dilatarbelakangi penyebaran Covid di Indonesia yang terus tinggi di tahun 2020.

“Data itu diambil dari teman-teman calon pekerja migran yang mengajukan diri di sini (Disnaker). Kalau untuk keberangkatan kita belum tahu. Karena selama ini tidak ada laporan dari penampungan calom PMI yang dari Kediri,” pungkasnya.

 

 

Pewarta : M. Ubaidhillah
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait