Satu Korban Hilang Akibat Banjir Bandang di Kota Batu Ditemukan - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Pencarian korban banjir bandang di batu (C1/satukanal.com)
BERITA Kanal Straight

Satu Korban Hilang Akibat Banjir Bandang di Kota Batu Ditemukan

Satukanal.com, Batu – Satu korban banjir bandang di Kota Batu ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban tersebut bernama Tokip (58 tahun) warga RT06/RW04, Dusun Sambong, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Sabtu (6/11/2021).

“Informasi kami dapatkan dari tim di lapangan, korban hilang atas nama Tokip berhasil ditemukan, dalam kondisi meninggal dunia siang tadi,” ujar Wakil Walikota Batu, Punjul Santoso pada Sabtu 6 November 2021.

Jenazah Tokip ditemukan tim gabungan di belakang rumah almarhum Mahendra Fery (30 tahun) warga Dusun Gintung, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, pukul 10.12 WIB.

Baca Juga :  Bambang Irianto dan Ambisinya Bangun Negeri dari Lorong Kampung

Dengan ditemukannya korban atas nama Tokip, maka total ada 7 warga yang meninggal dunia akibat banjir bandang di Kota Batu. Selain Tokip sebelumnya sudah ditemukan sebanyak 6 orang.

Keenam orang yang meninggal dunia tersebut yaitu adalah Wiji, usia belum diketahui, warga RT06/RW04, Dusun Sambong, Desa Bulukerto, lokasi diketemukan di Kali Sambong,

Sarip usia 60 tahun warga RT06/RW04, warga Dusun Sambong Desa Bulukerto, usia sekitar 60 tahun, lokasi diketemukan di Dusun Beru.

Kemudian, Adi Wibowo, warga Jalan Kartini, Kelurahan Ngaglik lokasi hilang di Dusun Cangar, Desa Bulukerto ditemukan di Dam Durek,

Baca Juga :  Vaksinasi Tahap II Sudah 70 persen, Masyarakat Kota Malang Diimbau Tetap Taat Prokes

Wakri, Dusun Sabrang Bendo RT 51 RW 8 Desa Giripurno ditemukan di Desa Tawangargo, Mahendra Feri, Dukuh Sambong, Dusun Gintung ditemukan di Dusun Beru, bersama putrinya Alverta Shenazia Arvisa Vindra.

Serta yang terbaru ditemukan siang tadi adalah dan Tokip warga RT06/RW04, Dusun Sambong, Desa Bulukerto, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu.

“Dengan ditemukannya seluruh korban hilang, maka operasi pencarian dihentikan. Dan difokuskan melakukan penanganan pasca banjir berupa pembersihan material berupa lumpur yang masih ada di sekitar pemukiman,” tukasnya.(C1/Ubaidhillah)

Kanal Terkait