Satlantas Polres Tulungagung Mulai Berlakukan Ujian Psikotes untuk Pemohon SIM | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA

Satlantas Polres Tulungagung Mulai Berlakukan Ujian Psikotes untuk Pemohon SIM

Untuk mengurangi angka kecelakaan di jalan, Satlantas Polres Tulungagung menambah persyaratan kepengurusan surat izin mengemudi (SIM). Jika sebelumnya untuk mengurus SIM diharuskan sehat jasmani, lulus ujian teori dan praktik, kini persyaratan itu ditambah dengan sehat rohani.

Untuk kesehatan rohani dilakukan dengan mengikuti psikotes yang bisa dilakukan di kantor yang berada di depan Satpas SIM di Jl. Mayjend Suprapto No.21, Kepatihan, Kecamatan Tulungagung. Tujuan tes psikologi ini untuk mengetahui kepribadian pemohon SIM, temperamental atau sabar.

“Kalau lulus bisa langsung melanjutkan proses pengurusan SIM,” ujar Kasat Lantas Polres Tulungagung, AKP Aristianto Budi Sutrisno.

Pemohon dinyatakan lulus jika dalam ujian psikotes itu dinyatakan berkepribadian sabar dan tidak temperamental. Sifat sabar diperlukan dalam berkendara untuk menghindari kecelakaan di jalan raya.

Ujian psikotes dilakukan oleh pihak ke 3 sama dengan ujian kesehatan. Saat dinyatakan lulus, pemohon akan menerima surat keterangan bertanda “lulus” yang akan dilampirkan dalam formulis pemohon SIM.

“Kondisi psikologi orang itu kan berbeda dan berubah, yang emosionalnya belum stabil itu berbahaya saat berkendara,” terang Kasatlantas.

Persyaratan itu mulai diberlakukan di Tulungagung pada Senin, (!6/12/19) kemarin.

Sebelumnya Satlantas Tulungagung juga telah meluncurkan aplikasi SIM Astuti, Minggu (15/12/19). Pemohon SIM bisa menggunakan HP android dan mengunduh aplikasi, pengguna tinggal memasukkan data diri dan akan muncul barcode yang selanjutnya di-scan oleh petugas.

Dalam aplikasi SIM Astuti (Agunge Sikap Tulung Tinulung), juga tersedia kisi-kisi ujian tulis yang dapat digunakan untuk latihan sebelum ujian benar-benar dilaksanakan.

Salah satu pemohon SIM, Marsudi mengatakan proses ujian psikotes sangat mudah. Tak butuh waktu lama, sekitar 10 menit untuk mengerjakan soal psikotes. Dirinya dinyatakan lulus dan bisa melakukan proses permohonan SIM selanjutnya.

“Tadi sekitar 10 menit mengerjakan ujianya,” ujar Marsudi.

Untuk ujian psikotes, setiap pemohon dikenakan biaya sekitar 50 ribu rupiah. Namun untuk minggu ini, biaya ujian psikotes gratis.

Kanal Terkait