Satgas Covid Kediri Sebut Tidak Ada Lonjakan Pasien Pasca Inkubasi Libur Panjang - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Satgas Covid Kediri Sebut Tidak Ada Lonjakan Pasien Pasca Inkubasi Libur Panjang
Sekertaris Satgas Covid -19 Kabupaten Kediri, Slamet Turmudzi (Foto: Anis Firmansyah/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Straight

Satgas Covid Kediri Sebut Tidak Ada Lonjakan Pasien Pasca Inkubasi Libur Panjang

Satukanal.com, Kediri – Di tengah meningginya angka penyebaran Covid-19 di beberapa daerah di Indonesia, Satgas Covid-19 Kabupaten Kediri menegaskan tidak ada lonjakan signifikan angka terkonfirmasi Covid di Kabupaten Kediri.

Sekertaris Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Kediri, Slamet Turmudzi mengatakan sejak Hari Raya Idul Fitri lalu hingga selesai masa inkubasi yakni selama 14 hari tidak ada penambahan signifikan kasus Covid di wilayah Kabupaten Kediri.

“Sejak hari libur panjang Idul Fitri yang lalu harusnya masa inkubasi kan 2 minggu tapi ini tidak ada lonjakan signifikan, sehingga hampir dipastikan kasus, atau dampak dari libur panjang (lebaran) kemarin tidak ada,” kata Slamet, kepada Satukanal.com, Senin (7/6/2021).

Baca Juga :  Asyik Swafoto, Tiga Mahasiswa Terhempas Ombak Pasang Pantai Batu Bengkung

Meskipun tidak ada lonjakan signifikan, dia mengaku pada awal lebaran ada tren kenaikan angka terkonfirmasi Covid-19 namun disebabkan klaster keluarga.

“Jumlah angka terkonfirmasi setiap hari sejumlah 2, 3, 5, dan 12 pasien. Upaya-upaya pencegahan, kita siapkan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan,” terangnya.

Seiring adanya lonjakan di beberapa daerah seperti Kabupaten Kudus dan Bangkalan Madura, pihaknya terus mengantisipasi lonjakan angka di Kabupaten Kediri. Untuk itu Pemkab Kediri akan kembali memberlakukan operasi yustisi dan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

Baca Juga :  KKB, Spot Kuliner di Bantaran Sungai Brantas yang Patut Dikunjungi

Menurut data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kediri Kamis (6/6) Kemarin, terdapat penambahan 12 pasien, dalam total jumlah terkonfirmasi positif sebanyak 4908 pasien. Data pasien, terpantau masih relatif landai.

“Antisipasi lonjakan kasus. Hingga saat ini belum ada rencana lebih seperti yang terjadi di daerah lain,” pungkasnya.

 

 

Penulis: Anis Firmansyah
Editor: Ubaidhillah

Kanal Terkait