Satgas Covid-19 Kabupaten Kediri, Bentuk Satgas Khusus di Sektor Pariwisata - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Satgas Covid-19 Kabupaten Kediri, Bentuk Satgas Khusus di Sektor Pariwisata
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Satgas Covid-19 Kabupaten Kediri, Bentuk Satgas Khusus di Sektor Pariwisata

SATUKANAL.com, KEDIRI – Menjelang libur Hari Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021, Satuan Gugus Tugas (Satgas) Covid-19 Kabupaten Kediri membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus sektor pariwisata dalam kedisiplinan protokol kesehatan di Kabupaten Kediri.

Satgas khusus akan dibentuk kepada setiap pengelolaan pariwisata bertujuan agar dapat menjangkau keseluruhan pariwisata yang ada. Tentunya pariwisata yang belum diwajibkan dilakukan penutupan ialah pengelola swasta, sedangkan milik pemerintah masih dilakukan penutupan.

“Pariwisata yang dikelola swasta masih ada yang buka, dan yang jelas pariwisata milik Pemkab tutup semua. Minggu kemarin, kami dan Dinas Pariwisata sudah mengumpulkan para pengelola wisata. Kami paksa untuk membentuk satgas masing-masing agar bisa menjangkau keseluruhan,” kata Sekertaris Satgas Covid-19 Kabupaten Kediri, Slamet Turmudi, Kamis (24/12/2020).

Baca Juga :  PPKM Mikro, Tekan 271 RT Berzona Kuning di Kabupaten Kediri

Dirinya juga memaklumi, pembukaan pengelolaan swasta disebabkan dari bentuk-bentuk perekonomian yang ada dimasyarakat. Namun juga memastikan pariwisata tersebut harus mematuhi protokol kesehatan.

Diungkapkan oleh Slamet, pasti ada sanksi dari pengadaan satgas pada masing-masing pariwisata. Terkait sanksi akan diberlakukan penutupan dan sanksi lain berupa denda, sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbub) 44 Tentang Penerapan Disiplin Protokol Kesehatan.

“Seperti hari kemarin, kami sidak di Wisata Alaska Wates, karena berkaitan dengan tidak bisa menerapkan pembatasan pengunjung. Lalu kami tutup untuk beberapa hari,” ungkapnya.

Baca Juga :  Sertifikat Vaksin Digital, Bebas Tes Antigen dan PCR di Kota Kediri

Dikatakan hal tersebut juga didapat dari pelaporan masyarakat. Sehingga partisipasi masyarakat juga sangat diperlukan untuk melakukan peraturan penerapan protokol kesehatan ini.

“Penerapan 3M yang penting. Mencuci tangan, Memekai masker, dan Menjaga jarak. Dan yang paling sulit adalah pembatasan pengunjung,” pungkas Slamet.

Pewarta: Anis Firmasah
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait