Saham Pemerintah Daerah Banyuwangi Di Tambang Emas Tumpang Pitu Senilai 1 Triliun Dinilai Tidak Jelas Peruntukanya | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
saham pemerintah
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Saham Pemerintah Daerah Banyuwangi Di Tambang Emas Tumpang Pitu Senilai 1 Triliun Dinilai Tidak Jelas Peruntukanya

SATUKANAL.com, BANYUWANGI  Terkait kejelasan saham pemerintah Daerah yang ada tambang emas tumpang pitu Banyuwangi, Yusuf Widyatmoko selaku wakil Bupati Banyuwangi tidak tahu persis akan keberadaan saham tersebut.

Yusuf Widyatmoko sebagai wakil Bupati Banyuwangi dua periode ini mengaku hanya tahu ceritanya saja. Hal tersebut disampaikan dalam kesempatan tatap muka dalam sebuah forum kampanyenya yang kebetulan menjadi calon Bupati Pasangan 01 Yusuf dan Gus Riza di Dusun Padangan Desa Sragi Kecamatan Songgon. (9/11/2020).

Hartono warga dusun Watu Gowok Desa Sragi, yang berada dalam forum tersebut mengajukan pertanyaan kepada Yusuf Widyatmoko terkait saham yang dimiliki Banyuwangi yang selama ini belum pernah ada kejelasannya.

“Saya hanya Ingin beritanya kepada bapak calon Bupati Pak Yusuf, selama menjabat jadi Wakil Bupati selama 10 tahun, Saya Ingin penjelasan sebenarnya apakah benar Banyuwangi mempunyai saham tambang emas, jika punya kemana larinya uang saham tersebut? tolong jelaskan biar kami semua bisa plong,” tanyanya kepada Yusuf.

Baca Juga :  Kunjungi Banyuwangi, Khofifah Semangati UKM

Mendengar pertanyaan tersebut Yusuf Widyatmoko langsung menanggapi dengan tegas bahwa belum mengetahui persis terkait tambang emas, karena sejatinya wakil hanya mewakili ketika atasanya sedang tidak bisa bertugas.

” Saya ini wakil Bupati dua periode, Dan wakil Bupati itu aturannya mewakili ketika bupati berhalangan, jadi pemerintah daerah mempunyai saham, sahamnnya konon dan hanya mendengar cerita dari Bupati bahwa kalau di uangkan sahamnnya 1 triliun lebih, tetapi ketika itu di tagih untuk dipergunakan pembangunan sampai sekarang tidak ada turun. Sehingga tidak jelas, sampai sekarang jika masyarakat menanyakan juga uangnya belum ada untuk masyarakat.” Jelasnya.

Baca Juga :  Sekitar Rp 4 Milyar Anggaran Rapid Tes Untuk 33 ribu Anggota KPPS Banyuwangi

Tak hanya masyarakat Menurut Wakil Bupati yang sudah dua periode ini, DPR Banyuwangi pun ketika meminta mengeluarkan anggaran untuk pembangunan juga tidak pernah ada.

“Yang namanya CSR juga tidak jelas turunya ke siapa dan kemana, DPRD saja ketika meminta anggaran dari saham tersebut belum diberikan makanya, semua anggaranya tidak jelas. Jadi jelasnya ya seperti itu ceritanya, yang mengerti hanya Bupati, ini semua hanya ceritanya saja.” Tambahnya.

Yusuf berjanji ketika nanti menjadi Bupati, ia akan membongkar semua apa yang menjadi pertanyaan masyarakat, khususnya tambang emas tumpang pitu yang berada di Kecamatan Pesanggaran.

Pewarta: Abdul Konik
Editor: Redaksi Satukanal 

Kanal Terkait