Rohjoyo dan Baloga Market Gait Antusias Pengunjung - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Rohjoyo dan Baloga Market Gait Antusias Pengunjung
Tampak Depan Baloga Market (Foto: Wildan Agta/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Highlight Kanal Pesona

Rohjoyo dan Baloga Market Gait Antusias Pengunjung

Satukanal.com, Batu – Saat melintas di Rohjoyo dan Baloga Market, riuh pedagang buah tangan terdengar sejak pagi, menjajakan berbagai kuliner maupun souvenir khas Kota Batu. Seperti topeng, gantungan kunci kayu maupun berbagai bentuk olahan apel. Bermacam-macam wahana permainan anak pun nampak ramai dikunjungi.

Rohjoyo, Pasar Wisata Desa, yang merupakan salah satu destinasi di Batu Love Garden (Baloga). Pasar tersebut baru diresmikan sebulan yang lalu. Meski begitu, animonya sangat terasa. Banyak sekali pengunjung yang hadir untuk berbelanja sekaligus menikmati wahana yang ada.

“Rata-rata wisatawan di Baloga berasal dari luar daerah. Mereka biasanya menghabiskan waktu disana,” ucap Marketing Baloga, Ovilia Rahmawati. Wahana yang disuguhkan yaitu Bom-bom Car, Pilot Idaman, Harimau Terbang, Safari Train, Balap Gokart, Kiddy Ride dan Becak Disco.


Harga di setiap wahana sangat terjangkau, berkisar dari Rp 5 ribu sampai 15 ribu saja. Hal lain yang membuat Rohjoyo Baloga Market begitu menarik ialah akses gratis yang diberikan oleh pihak pengelola. Wisatawan akan diangkut menggunakan mobil yang sudah disediakan secara cuma-cuma.

Baca Juga :  Subtitusi Pakan, Cara Terbaik Secret Zoo Bertahan di Tengah Pandemi

Pemandangan hamparan sawah dengan kebun berhias pembudidaya bunga-bunga cantik akan ditemui sepanjang perjalanan. Kebun jeruk milik warga sekitar juga jadi lukisan yang jarang ditemui di perkotaan. Daya tambah lain yaitu mereka buka hingga malam hari, dari pukul 10.00 hingga 21.00 WIB.

Di dekat Rohjoyo terdapat area Baloga Market. Di tempat itu dijual berbagai tanaman hias, hewan dan pernak-pernik lain. Pelancong bisa membeli buah tangan kesukaannya dengan harga yang sangat terjangkau. Hal tersebut lantaran produk yang disuguhkan berasal dari masyarakat sekitar.

Pemberdayaan masyarakat serta sinergi dari pemerintah daerah memunculkan imbas ekonomi yang sangat baik. Seluruh penjual yang berada di area tersebut adalah warga sekitar yang menjual produknya sendiri. Pemberdayaan tersebut sangat berimbas baik bagi masyarakat.

Baca Juga :  Tambahan Bunga Tambah Keelokan Baloga


Pihak pengelola wisata bisa menjual produk berkualitas dengan harga terjangkau. Sedangkan masyarakat bisa memasarkan hasil perkebunan, peternakan maupun karyanya tanpa sulit mencari pasar. “Apalagi di area itu kan tanah milik desa. Dampak ke masyarakatnya tentu harus baik,” tegasnya.

Di masa pandemi kini, jumlah kunjungan Baloga mulai membaik. Pada weekday rata-rata mereka memperoleh 500 wisatawan. Sedangkan untuk weekend, pernah menyentuh hingga 700 pengunjung. Dengan luas 7 hektare, pihak pengelola yakin bisa menjaga pengunjung dari serangan virus Covid-19.

“Karena luas wisatawan bisa menghindari kerumunan. Seluruh wahana mayoritas juga indoor, saya harap pelancong tidak takut untuk datang,” harapnya.

 

 

Pewarta : Wildan Agta
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait