SATUKANAL.COM
RUU Cipta Kerja
STRAIGHT NEWS

Ribuan Mahasiswa Serbu Kantor DPRD kota Kediri Tolak RUU Cipta Kerja

Satukanal.com, Kediri – Ribuan mahasiswa di Kota dan Kabupaten Kediri melakukan aksi unjuk rasa menolak RUU Cipta Kerja di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kediri.

Dalam aksi kali ini, mahasiswa membawa lima tuntutan kepada Anggota DPRD, lima tuntutan tersebut diungkapkan langsung kepada 3 anggota dewan dari Fraksi Demokrat, PKS dan Gerindra.

“Pertama menolak UU Cipta Kerja yang disahkan DPR dan Pemerintah karena tidak melibatkan partisipasi publik, kedua mempertanyakan komitmen DPR dan pemerintah untuk menjalankan cita-cita negara yang terkandung UUD 45 dan Pancasila, ketiga mendesak pemerintah dan DPR untuk mengutamakan keselamatan rakyat dengan mendahulukan penanganan Covid-19,” kata Astika fihayu salah satu korlap aksi.

Baca Juga :  Dua Maling Spesialis Kabel PLN Dibekuk Satreskrim Polres Kediri
Tolak RUU Cipta Kerja

Ia melanjutkan untuk poin ke empat, mendorong akademisi dan masyarakat luas untuk membuat yudisial review ke Mahkama Konstitusi, dan yang kelima mendorong DPR dan pemerintah membuat Perpu untuk membatalkan UU Cipta Kerja yang telah di sah kan.

Sementara itu kelima poin sudah ditanda tangani diatas materai oleh DPRD Fraksi Partai Demokrat dan Partai Gerindra.

Ia mengungkapkan akan terus mengawal tuntutan tersebut selama belum memberi respon dan bisa jadi akan melakukan audiensi atau aksi kembali.

Ia juga menyebut poin utama dalam tuntutan tersebut adalah mendorong dan mendukung secara penuh bagi akademisi dan koalisi masyarakat sipil untuk mengajukan yudisial review kepada Mahkama Konstitusi dan mendorong pembatalan UU Cipta Kerja yang telah disahkan.

Baca Juga :  Walikota Kediri Tindak Lanjuti Laporan Warganya Yang Terlantar

Ia menjelaskan, akan menggelar aksi kembali apabila dari tuntutan ke DPRD tidak ada tindak lanjut.

“Aksi ini tidak akan dilanjutkan apabila DPRD benar-benar melanjutkan tuntutan kita, namun jika tidak ada tanggapan, reaksi, serta kelanjutan dari DPRD kita akan terus mengawal penuntasan Omnibuslaw ini,” jelasnya.

Menurutnya aksi dari masing-masing organisasi yang hadir, membawa tuntutan dan perijinan Masing-masing. Adapun organisasi hadir disebutkan yakni IMM, GMNI, PMII, serta Aliansi Mahasiswa Kediri.

Pewarta : Anis Firmansyah
Editor : Redaksi Satukanal

    Kanal Terkait