Resah dengan Trend 'Salam dari Binjai' Santri di Jombang Buat Game Pukul Pohon Pisang - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Aplikasi salam dari Binjai' ciptaan santri Jombang.
BERITA Kanal Figur

Resah dengan Trend ‘Salam dari Binjai’ Santri di Jombang Buat Game Pukul Pohon Pisang

Satukanal.com, Jombang – Terinspirasi dari trend ‘salam dari Binjai’ sekelompok santri Pondok Pesantren Al-Aqobah, Diwek, Kabupaten Jombang membuat game pukul pohon pisang.

Pembuat Game, Rico Muhammad Nasrullah mengaku terinspirasi membuat game tersebut setelah ‘Salam dari Binjai’ meledak.

“Terinspirasinya memang darisana. Buat game dari tren yang sedang viral,” ucapnya pada Senin (14/11/2021).

Lalu, tujuannya membuat game tersebut ialah, untuk mengurangi dampak negatif dari tren tersebut. Terlebih seperti di salah satu daerah di Jawa Timur, bisa jadi contoh dari dampak negatif tersebut. Puluhan pohon pisang yang siap panen malah rusak dari oknum yang ingin menirukan atraksi pukul pohon pisang tersebut.

“Kalau ada di hp, anak-anak kan tidak perlu nyari pohon pisang. Hanya dari hp saja sudah bisa,” ujarnya.

Membuat game jelasnya butuh keahlian khusus, khususnya di bidang programing. Ia mengaku, dirinya memang memiliki keahlian tersebut. Sehingga ia mampu membuat game yang tujuan utamanya mengurangi dampak negatif dari efek ‘Salam dari Binjai’.

Baca Juga :  Hari Sumpah Pemuda dan Cara Memaknai di Era Generasi Z

Lebih jelas, untuk keahlian programing yang ia dapatkan, dirinya menuturkan itu didapatkan dari belajar di internet secara otodidak. Secara mandiri, Rico belajar dari internet bagaimana dari tahapan awal hingga akhir. Hal tersebut juga didukung oleh pihak Ponpes.

“Di pondok boleh bawa laptop. Jadi pondok juga mendukung setiap bakat santrinya,” jelasnya.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah, Pengasuh Pondok Pesantren Al-Aqobah H Akhmad Kanzul Fikri bangga atas apa yang telah dicapai santrinya tersebut. Itu juga sebagai bukti bahwa santri juga bisa berpengaruh dalam hal apapun, khususnya teknologi.

“Kami merasa bangga, Semoga ke depan dengan menekuni programming ini santri bisa memberikan manfaat di dunia digital ini,” ungkap Gus Fikri, sapaan akrabnya.

Justru keistimewaan belajar di Pesantren akan mendapatkan ilmu yang lebih banyak yaitu ilmu agama, ilmu hukum dan bahkan ilmu sosial yang bisa diterapkan saat bermasyarakat kelak.

Baca Juga :  Tahan Imbang Persedikab, Nafas PSID Ditentukan di Laga Terakhir

“Berbanggalah menjadi santri, bahwa santri selain mempunyai ilmu agama yang kuat, saya harapkan santri juga bisa berpikir secara global,” beber Gus Fikri.

Sebagai informasi, dikutip dari Suara.com, ‘Salam dari Binjai’ artinya apa? Baru-baru ini media sosial ramai dengan kalimat “Salam dari Binjai”, apakah kalian tahu maksud dari slogan itu?

Setelah ditelusuri, ternyata “Salam Dari Binjai” berkaitan dengan video viral yang dibagikan di platform TikTok. Video itu memperlihatkan seorang pemuda yang menunjukkan aksinya “meninju” pohon pisang, pohon kelapa, hingga samsak tinju.

Pada awal dan akhir video, pemuda ini uniknya selalu mengucapkan ‘Salam dari Binjai’. Hal ini yang mencuri perhatian warganet dengan ditonton jutaan kali dan banyak di-stitch atau diduetkan para user TikTok dan diunggah ulang.

 

 

 

Pewarta: Anggit Puji 

Editor: Ubaidhillah

    Kanal Terkait