Rawan Pohon Tumbang Saat Musim Penghujan, DLH Kota Malang Siapkan Dua Tim Ini | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
KOTA MALANG

Rawan Pohon Tumbang Saat Musim Penghujan, DLH Kota Malang Siapkan Dua Tim Ini

Memasuki musim penghujan, kewaspadaan masyarakat khususnya warga Kota Malang harus ditingkatkan lagi.

Pasalnya, musibah atau kejadian pohon tumbang rentan terjadi. Bahkan potensinya naik dua kali lipat.

Menurutnya, perharinya laporan pohon mati diseluruh kawasan Kota Malang, mengalami kenaikan mulai Januari ini.

Sehari, laporan pohon mati yang rawan tumbang, tercatat tiga sampai lima pohon. Laporan tersebut tersebar di beberapa lokasi.

Kepala Bidang Ruang Terbuka Hijau (RTH), Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang, Ir. Kuncahyani mengatakan saat ini pihaknya telah menerjunkan tim yang siap siaga saat musim hujan.

Lanjutnya, tim tersebut terbagi menjadi dua , yang pertama adalah tim potong dan yang kedua adalah tim survey.

“Tim potong bertugas untuk memotong pohon tumba g, manakala sewaktu-waktu terjadi. Tim ini siap setiap saat bila ada kejadian,” jelasnya

Kemudian, lebih lanjut ia menjelaskan, untuk tim kedua, bertugas untuk melakukan pendataan pohon-pohon yang berpotensi rawan maupun pohon-pohon yang mati.

Selain laporan dari tim survey, setiap harinya terkadang juga terdapat masyarakat atau instansi yang melaporkan atau mengadukan adanya pohon mati atau pohon rawan yang menutupi lokasi ataupun membahayakan.

” Ya macam-macam ada yang memang hanya membahayakan, mengenai kabel ataupun menutupi fasilitas lainnya. Kalau bisa kita bantu tentu akan kita bantu misalnya dengan pengeprasan” bebernya.

Sementara itu, untuk pemotongan pohon, pihaknya tak serta merta melakukan pemotongan pohon, yang dilaporkan mati.

Kembali lagi, sebelum melakukan pemotongan, pihaknya akan melakukan pengecekan dan survey untuk melihat kondisi pohon layak atau tidak untuk dipotong.

Dalam permintaan untuk pemotongan pohon, terdapat syarat yang harus dipenuhi.

Pemohon harus menyertakan Analisis Dampak Lalu Lintas (Andalalin), kemudian Izin Mendirikan Bangunan (IMB) maupun Advice Planning jika bangunan masih dalam proses.

“Kemudian bilamana ada penebangan pohon, tentu harus mengganti dengan bibit pohon sesuai dengan Perda 3 2003 Kota Malang mengenai Pertanahan Kota dan Dekorasi Kota,”pungkasnya.

Kanal Terkait