Rawan Kejahatan di Kawasan Jalan KH Malik, Masyarakat Harus Waspada - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA

Rawan Kejahatan di Kawasan Jalan KH Malik, Masyarakat Harus Waspada

 Masyarakat Kota Malang, khususnya para kaum perempuan, nampaknya harus lebih berhati-hati bahkan harus berupaya menghindari kawasan jalan yang sepi. Sebab, pada jalur yang sepi itu memungkinkan menjadi korban kejahatan, seperti aksi penjambretan.

Hal itu seperti halnya  dialami oleh Atik Nasrullah (30),   warga Wonokoyo, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Saat melewati kawasan Jalan KH Malik, sekitar pukul 17.25 wib, dompet miliknya yang berada di dashboard kanan motornya, tiba-tiba saja dijambret oleh dua orang laki-laki, (22/3/2019).

Dua orang jambret tersebut berboncengan memakai baju hitam menggunakan motor matic berwarna hitam, namun saat itu, korban tak sempat melihat plat nomor motor pelaku.

Kejadian tersebut berawal saat korban usai pulang dari rumah saudaranya di kawasan sekitar Jalan KH Malik, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang. Saat pulang melalui jalan yang sepi tersebut, korban tiba-tiba saja dipepet oleh pengendara motor matic. Pelaku yang dibonceng langsung mengambil dompet di dasboard motornya.

Baca Juga :  Tunjang Belajar Daring, Dosen Pemerintahan UB Kenalkan Situs Pembelajaran untuk Santri

Setelah itu, dua pelaku  langsung saja kabur tancap gas meninggalkan korban. Sementara korban yang merasa ketakutan, lantas berhenti dan berbalik arah meminta bantuan warga yang lewat. Pelaku pun lari menghilang. “Saya ya kaget, sempat teriak tapi memang pas suasana saat itu sepi di daerah persawahan, nggak ada pengendara yang lewat. Saya akhirnya berhenti dan balik arah, nggak berani mau ngejar, nggak ada yang lewat terus saya minta tolong,” ungkapnya ketika dihubungi (23/3)2019).

Lanjutnya, ia sendiri sebelumnya memang sempat melihat pengendara yang berada di belakang, namun ia tidak tahu persis pengendara tersebut mulai mengikutinya dari arah mana. “Sempat lihat mas, sudah di belakang saya mulai dari jalan KH Malik bawah. Tapi saya nggak nyangka jika pelaku jambret, pikir saya ya orang lewat biasa,” paparnya

Baca Juga :  Warga Sukun Kota Malang Bergotong Royong Perbaiki Masjid yang Tersambar Petir

Sementara itu, akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian kurang lebih sekitar Rp 2 juta. Sebab di dalam dompet korban berisi HP merek Xiaomi dan juga uang tunai sekitar Rp 150 ribu.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Malang Kota, Ipda Ni Made Seruni Marhaeni kembali mengimbau kepada masyarakat, khususnya kaum wanita untuk lebih berhati-hati lagi. Sebab kasus penjambretan atau kejahatan yang menimpa kaum wanita, sudah seringkali terjadi.

“Utamanya perempuan yang banyak jadi sasaran. Jangan pakai barang-barang berharga yang terlihat mencolok. Simpan barang-barang di tempat yang aman. Dan upayakan jika bepergian, terlebih lagi malam mengajak teman, jangan sendiri untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan,” pungkasnya.

Kanal Terkait