Raup Untung Hingga 200 Juta Hanya Dari Limbah Sengon - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Raup Untung Hingga 200 Juta Hanya Dari Limbah Sengon
BERITA HIGHLIGHT

Raup Untung Hingga 200 Juta Hanya Dari Limbah Sengon

Satukanal.com, Jember – Warga Dusun Krajan, Desa Jambearum, Kecamatan Puger, menjadikan limbah pohon sengon menjadi barang yang memiliki daya jual tinggi. Limbah dari sengon tersebut, oleh Sri Wahyuningsih diubah menjadi bahan baku pembuatan triplek.

Awalnya, ibu tiga anak tersebut mencoba usaha pembakaran batu kapur dengan menggunakan limbah sengon. Namun, bisnis tersebut tidak berkembang karena kalah bersaing dengan toko modern.

Lalu, Yuyun disarankan saudaranya untuk mengolah limbah sengon menjadi bahan baku pembuatan tripleks. Yuyun pun akhirnya nekat menggadaikan mobilnya. Waktu itu, uang yang ia dapat sebesar Rp 60 juta yang digunakan tidak hanya sebagai modal, tetapi juga kebutuhan sehari-hari dan biaya sekolah anaknya.

Selanjutnya Yuyun mengambil limbah pohon sengon itu, kemudian mengumpulkan warga sekitar agar menjadikannya bahan baku triplek. “Limbah sengon itu digunting, dijemur, lalu dijilid jadi lembaran,” ungkapnya.

Yuyun langsung memberdayakan warga sekitar untuk membuat kerajinan tersebut. Awalnya, hanya 10 orang, tetapi sekarang sudah berkembang menjadi lebih dari 300 orang.

Namun, kekhawatirannya sirna karena usaha yang dirintis sejak tahun 2012 itu menjadi besar hingga memiliki 10 gudang pengolahan yang tersebar di beberapa kabupaten, seperti Lumajang, Besuki, dan Jember.

Sampai dengan saat ini, Yuyun tak kekurangan pembeli karena permintaan bahan baku tripleks cukup tinggi dari pabrik. Percobaan awal tersebut berhasil dan laku di pasar. Agar mudah menjalankan bisnis, khususnya juga karena permintaan yang tinggi, dia membuat Usaha Dagang (UD).

Kini, dalam sebulan, dia menghasilkan omzet sekitar Rp 200 juta. Kesuksesan yang ia raih tentunya semua itu dihadapinya dengan sabar. Baginya, prinsip berbisnis harus sabar, jujur dan selalu berdoa. Hal itu yang diterapkan dalam mengembangkan usahanya.

Dia berpesan kepada pengusaha pemula olahan limbah sengon agar tidak terlalu ambisius karena kondisi sekarang sudah berbeda dengan dulu, banyak persaingan. “Kalau dulu limbah dari pabrik dibuang, saya yang memakai, kalau sekarang dijual,” ujar dia.

Selain itu, Limbah pengolahan kayu sengon ternyata diminati di Korea Selatan. Limbah pengolahan kayu sengon dapat berupa serbuk gergaji (sawdust) dan serpihan kayu (wood chips). Salah satu perusahaan yang sudah mengimpor kedua produk tersebut dari Indonesia ke Korea Selatan adalah Inakor Co.,Ltd.

Sawdust kayu sengon dapat dimanfaatkan sebagai ‘animal bedding’. Sedangkan wood chips kayu sengon dapat digunakan sebagai media untuk budi daya jamur.

 

 

 

 

Pewarta : Naviska 
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait