Rampok Sejoli hingga Ditelanjangi, Bapak dan Anak Diringkus Polisi - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
497A33C2-45D0-43A4-B630-F1B0098BCBEE-8be9400e
Pelaku perampokan dengan kekerasan, Totok dan Danang ditampilkan saat konferensi pers di Mapolresta Mojokerto.
BERITA Kanal Straight

Rampok Sejoli hingga Ditelanjangi, Bapak dan Anak Diringkus Polisi

Satukanal.com, Mojokerto – Satuan reserse Kriminal Polresta Mojokerto mengkap dua pelaku perampokan dengan kekerasan terdahap sejoli dibawah umur saat sedang asyik kencan di lorong bawah jalan tol, Dusun Singopadu, Desa Canggu, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto.

Kedua tersangka yakni, Totok Imron Sah (39)dan Danang Prastiyo (19) asal Dusun Gagang Kepuhsari, Desa Gagang, Kecamatan Balong Bendo, Sidoarjo, Jawa-Timur.

Kapolresta Mojokerto, AKBP Rofiq Rifto Himawan, mengatakan kejadian perampokan berawal ketika korban D (18) bersama teman wanitanya F (17) warga Mojokerto sedang berkencan di bawah lorong jembatan tol Dusun Singopadu, Desa Canggu, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto sekitar pukul 20.00 WIB pada 12 November 2021.

Diwaktu yang bersamaan, pelaku Totok bersama keluarganya, diantaranya Danang (anak) dan Masriyah (istri) mengendarai mobil Toyota Avanza dari arah Kedung Bendo ke Mojokerto. Saat melintasi tempat kejadian perkara (TKP), tiba-tiba tersangka Totok menghentikan kendaraannya berniat untuk buang air kecil.

Niat jelek tersangka mulai muncul ketika Totok melihat kedua korban sedang bermasraan di atas kendaraannya, Honda Vario S 4481 VQ. Pelaku Totok pun menghampiri kedua korban.

Sesampainya dihadapan korban, ia langsung merampas kunci motor. Namun, Korban D tetap mempertahankan dan berusaha melawan. Kemudian pelaku Totok memukul korban D. Hingga akhirnya korban takut dan memberikan kunci motornya.

Tak cukup kunci motor, Totok juga meminta Handphone (HP) milik korban. Namun korban kembali menolak dan diberikan pukulan ke arah mata sebelah kanan oleh pelaku hingga mengalami luka lebam. Korban pun terpaksa memberikan HP karena takut.

Selain dirampas Motor dan HP-nya, Rofik menyebut pelaku mengacam akan membawa kedua korban ke Mapolsek, akan tetapi korban tidak mau. Pelaku pun meminta kedua korban membuka baju atau telanjang bulat.

“Tersangka juga sempat menyuruh keduanya telanjang bulat dan disuruh hubungan seolah suami istri. Namun tidak memasukkan kelaminnya,” katanya saat konferensi pers, Selasa (23/11/2021).

Selanjutnya, pelaku Totok menyuruh korban menunggu di lorong bawah tol dan membawa kabur motor beserta HP milik korban.

Totok menyuruh Danang membawa motor tersebut ke rumah kos yang berada Desa Jabaran, Kecamatan Balongbendo, Sidoarjo.

Setelah mendapatkan laporan kejadian tersebut, kata Rofiq, ia memerintahkan anggota untuk melakukan penyelidikan dan melacak pelakunya.

“Berkat kerja keras anggota, akhirnya kedua tersangka berhasil kita tangkap di dua tempat dan waktu yang berbeda. Tersangka Totok tertangkap saat berada di wilayah Desa Baron, Kecamatan Warujayeng, Nganjuk, sementara tersangka Danang kita tangkap di rumahnya,” ungkapnya.

Masih kata Rofiq, tersangka Totok terpaksa kita lakukan tindakan terarah dan terukur dihadiahi timah panas di kedua kakinya karena saat diminta untuk menunjukan barang bukti hasil kejahatannya berusaha melarikan diri.

“Pelaku berusaha kabur, kita lakukan langkah tegas terukur,” ujarnya.

Atas perbuatannya,  kedua tersangka dijerat pasal 365 ayat (1), KUHP tentang pencurian dengan tidak kekerasan dengan ancaman hukuman pidana paling lama 12 tahun dan pasal 365 ayat (1), (2),  ke-1e jo pasal 82 ayat (1) jo pasal 76E UU RI. No. 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman pidana paling lama 15 tahun penjara.

 

Baca Juga :  Hidup Sebatang Kara, Nenek di Mojokerto Dapat Bantuan Bedah Rumah

Pewarta: Hermansyah

Editor: Ubaidhillah

    Kanal Terkait