Rambut Nenek, Jajanan Masa Kecil Berjuta Kenangan - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Rambut Nenek, Jajanan Masa Kecil Berjuta Kenangan
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Rambut Nenek, Jajanan Masa Kecil Berjuta Kenangan

SATUKANAL.com, NASIONAL– Kenangan masa kecil selalu identik dengan jajanan nya yang tak mudah dilupakan. Salah satunya yakni rambut nenek atau biasa disebut arbanat.

Istilah rambut nenek diciptakan bukan karena bahannya yang menggunakan rambut asli seorang nenek. Namun karena bentuknya yang hampir mirip seperti rambut nenek nenek.

Rambut nenek memang menjadi primadona bagi anak-anak kala itu. Rasanya yang manis dengan tekstur yang lembut membuat sebagian dari mereka gagal move on dari makanan ini hingga sekarang.

Jika melihat jajanan ini tentu akan membuat sebagian  orang bernostalgia, mengingat kenangan saat masa kecilnya. Meski hampir sama dengan gulali, rambut nenek tidak selengket gulali. Jajanan ini cenderung lembut dan mudah meleleh ketika di mulut.

Baca Juga :  “Bangkit! Kita Bangsa yang Tangguh!” Tema Peringatan Hari Kebangkitan Nasional 2021. Simak Sejarahnya

Rambut nenek berasal dari Jawa  Timur. Untuk membuatnya digunakan bahan yang mudah seperti gula pasir, tepung terigu, minyak goreng, bubuk vanilla, air dan perisai vanilla.

Meski demikian, proses pembuatannya membutuhkan teknik yang cukup sulit. Adonan harus dibuat membentuk helaian-helaian  tipis dan menyerupai rambut. Pembuatannya pun harus mengeluarkan tenaga ekstra dikarenakan harus berkali-kali ditarik agar tetap lentur.

Selain bentuknya yang unik, penjualnya terkadang juga menggunakan cara yang unik untuk menarik pembeli. Penjual arbanat biasa menjajakan dagangannya dengan cara berkeliling kampung dan memainkan alat musik semacam rebab.

Cara tersebut tentu menarik minat para pembeli dan menjadi ciri khas penjual rambut nenek ini. Jajanan ini biasanya juga banyak ditemui di beberapa toko jajanan pasar tradisional daerah.

Baca Juga :  Gerhana Matahari Cincin Terjadi Besok, Wilayah Mana Yang Bisa Menyaksikan?

Sedangkan untuk harganya, rambut nenek rata-rata dijual dengan harga Rp 10.000 per ons dilansir dari goodnewsfromindonesia. Namun, rambut nenek juga dinikmati dengan harga Rp 2.000 untuk anak-anak kecil. Harga rambut nenek dipatok cukup mahal, karena memang proses pembuatannya yang cukup sulit.

Saat ini, keberadaan penjual rambut nenek atau arbanat yang berkeliling sulit ditemui. Jajanan ini terbilang cukup langka. Apalagi di pandemi covid-19 seperti saat ini, sulit rasanya menemukan penjual arbanat yang khas dengan alat musiknya.

Walau begitu, apabila dalam keadaan normal penjual jajanan ini biasanya bisa ditemukan di sekitar area sekolah yang banyak terdapat anak kecilnya.

 

 

 

Pewarta: Adinda
Editor: Redaksi Satukanal

 

Kanal Terkait