Ramai #TolakKenaikanPPN, Warganet Sebut Kentut dan Nguappun Bakal Kena Pajak - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Ramai #TolakKenaikanPPN, Warganet Sebut Kentut dan Nguappun Bakal Kena Pajak
ilustrasi beberapa komponen sembako (Foto: Satukanal.com)
BERITA Kanal Highlight Kanal Viral

Ramai #TolakKenaikanPPN, Warganet Sebut Kentut dan Nguappun Bakal Kena Pajak

Satukanal.com, Nasional – Hastag #TolakKenaikanPPN ramai berkumandang di Twitter beberapa hari ini. Pasalnya, hastag tersebut muncul lantaran adanya rencana pemerintah yang bakal mengenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) untuk bahan pokok atau sembako.

Recana itu tertuang dalam draf revisi kelima Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan Tata Cara Perpajakan (RUU KUP). Padahal dalam aturan sebelumnya, barang kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan oleh rakyat banyak atau sembako termasuk objek yang tak dikenakan PPN.

Sementara, pada aturan baru tersebut, sembako tak lagi dimasukkan ke dalam objek yang PPN-nya dikecualikan. Atas rencana pemerintah tersebut, sejumlah warganet pun berduyun-duyun memberikan komentarnya sembari menagarkan hastag #TolakKenaikanPPN.

Seperti yang dituliskan di akun @manganomm, “Tolak terus dong…. bikin susah rakyat aja nih,” tulisnya. Ada pula dari akun @akun keempat215 mengatakan, “Wong cilik peras wong,” tulisnya.

Baca Juga :  Salah Paham, Warga Geruduk Rumah Gegara Toa Masjid

Dari pantauan tim Satukanal.com, hingga Jum’at (11/06/2021), sebanyak 1.839 cuitan yang menggunakan tagar Tolak Kenaikan PPN telah digunakan oleh warganet serta menjadi urutan keenam trending twitter hari ini.

Warganet yang ikut menyuarakan penplakan kenaikan PPN itu pun, tak tanggung dalam menuliskan cuitannya. Mereka seakan mengkritisi apa yang direncanakan oleh pemerintah tersebut. Bahkan, Sebagian dari mereka menyayangkan atas kebijakan baru yang bakal diterapkan itu.

Salah satunya cuitan dari akun @Nea_Rcehans1 menuliskan, “Bikin nambah sesak nafas rakyat ketika rezim semakin gila. Hanya kentut dan nguap aja yang gak kena pajak,” tulisnya sambil menagarkan hastag tersebut.

Begitu halnya dengan akun @Khanz_7_  yang menuliskan aksi protesnya, “peras terus sampai keringat tak mampu keluar meskipun cuman setetes dari rakyatnya sendiri,” tulisnya.


Meski banyak yang menuliskan cuitan akan keprihatinan yang kemungkinan bakal dialami rakyat jika aturan tersebut diterapkan. Warganet pun juga mempertanyakan alasan apa yang membuat pemerintah melempar rencana aturan ini ke masyarakat.

Baca Juga :  Video Viral! Penutupan Gerai Giant, Tuai Tangis Para Karyawan

Akun @Aydinda17 misalnya, yang menuliskan “Kenapa wacana yang dilemparkan ke publik penambahan PPN ‘barang rakyat kecil’ seperti sembako? Kenapa bukan misal moge, tas branded, baju sutera, parfum artis, stik golf, dll. Mungkin selanjutnya setiap komentar di medsos akan dikenakan PPN,” tulisnya.

Diketahui, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah menyiapkan opsi tarif PPN untuk sembako. Salah satunya adalah opsi dikenakan tarif 1%. Melihat ramainya hastag #TolakKenaikanPPN tersebut, lantas apa saja sih sebenarnya daftar sembako yang akan dikenakan PPN? Berikut rinciannya:

  • Beras dan gabah
  • Jagung
  • Sagu
  • Kedelai
  • Garam konsumsi
  • Daging
  • Telur
  • Susu
  • Buah-Buahan
  • Ubi-ubian
  • Bumbu-bumbuan
  • Gula Konsumsi

 

 

Penulis : Adinda
Editor :  Redaksi Satukanal

Kanal Terkait