Ramadhan 2021, Daging Ayam Kembali Sumbang Inflasi Terbesar - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Ramadhan 2021, Daging Ayam Kembali Sumbang Inflasi Terbesar di Jatim
istimewa
BERITA HIGHLIGHT

Ramadhan 2021, Daging Ayam Kembali Sumbang Inflasi Terbesar

Satukanal.com, Malang – Hari Raya Lebaran sebentar lagi akan tiba. Beberapa harga komoditas pangan pada bulan Ramadhan 2021, seperti harga daging ayam dan beberapa bahan pangan lainnya terpantau mulai menunjukkan adanya kenaikan.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Harga Konsumen (IHK) mengalami inflasi 0,13 persen dibanding bulan sebelumnya (month to month/mtm). Di mana secara tahunan (year on year/yoy) angka inflasi mencapai 1,42 persen, dan tahun kalender (year to date/ytd) sebesar 0,58 persen.

Setianto selaku Deputi Bidang Statistik, Distribusi dan Jasa BPS mengatakan, daging ayam ras memainkan porsi tertinggi pada angka inflasi April 2021, 0,13 persen mencapai hampir separuhnya.

“Komoditas yang menyumbang inflasi 0,13 persen, ada komoditas daging ayam ras dengan andil 0,06 persen. Kemudian beberapa komoditas lain seperti minyak goreng, jeruk, emas, pepaya, ikan segar, dan rokok kretek punya andil 0,01 persen,” ungkapnya.

Baca Juga :  Pameran Seni Seruang Karya Diapresiasi Wali Kota

Selain itu, bahan pokok makanan yang mengalami kenaikan harga seperti cabai rawit menyumbang deflasi terbesar hingga 0,05 persen. Komoditas lain yang terkena deflasi yakni cabai merah dan bawang merah masing-masing sebesar 0,02 persen.

Tujuh wilayah lainnya di Jawa Timur (Jatim) juga mengalami hal serupa. Berdasarkan data BPS Kota Malang, inflasi tertinggi di Jatim dialami Sumenep dengan besaran 0,53 persen. Sementara untuk inflasi terendah ada Kabupaten Banyuwangi dengan presentase sebesar 0,02 persen.

Di Kota Malang sendiri Daging ayam ras tercatat menyumbang inflasi sebesar 0,10 persen pada April 2021. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Malang, Erny Fatma Setyoharini mengatakan, harga daging ayam ras tercatat mengalami kenaikan sebesar 9,96 persen. Harga komoditas ini turut memberikan andil inflasi 0,11 persen.

Baca Juga :  Disnakertans Jatim Buka 55 Posko Pengaduan THR

Selain daging ayam ras, telur ayam dan pisang juga menjadi salah satu penyumbang inflasi terbesar di Kota Malang. Berdasarkan data BPS, buah ini mengalami kenaikan harga sebesar 5,75 persen. Dengan kata lain, pisang turut andil memberikan inflasi sekitar 0,02 persen.

Beberapa komoditas juga ada yang mengalami penurunan. Salah satunya yakni komoditas bawang merah. Komoditas ini mengalami penurunan harga pada April lalu sebesar 3,37 persen. Hal ini berarti bawang merah telah menyumbang deflasi sekitar 0,01 persen.

 

 

 

 

Pewarta : Naviska
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait