Ramadan 2021 di Banyuwangi Pasar Takjil Diizinkan, Ini Syaratnya - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Ramadan 2021 di Banyuwangi Pasar Takjil Diizinkan, Ini Syaratnya
BERITA

Ramadan 2021 di Banyuwangi Pasar Takjil Diizinkan, Ini Syaratnya

Satukanal.com, Banyuwangi – Pada Bulan Ramadhan 2021 di Kabupaten Banyuwangi, Kegiatan Pasar takjil tetap boleh diselenggarakan meskipun pandemi Covid-19 masih belum usai.

Meskipun Pasar takjil diperbolehkan saat masa pandemi seperti sekarang ini, namun tetap ada syarat yang wajib dan dipatuhi oleh seluruh masyarakat di Kabupaten Banyuwangi.

Diperbolehkannya Pasar takjil ini juga telah mendapatkan izin dari Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, pasar takjil diharapkan mampu menggerakkan perekonomian masyarakat namun dengan tetap memprioritaskan penerapan protokol kesehatan Covid-19.

Bupati Banyuwangi dalam hal ini juga telah melakukan koordinasi bersama dengan seluruh camat setempat. “Saya sudah koordinasikan seluruh camat” ujarnya.

Diizinkannya Pasar takjil ini bertujuan agar memberi ruang berwirausaha untuk warga setempat. Hal tersebut juga bertujuan guna, mengembalikan perekonomian warga setempat pasca pandemi Covid-19.

Baca Juga :  Catat! Ingin Mudik Sebelum 6 Mei Jangan Lupa Kantongi Surat Sehat

“Agar semakin terbuka ruang pemulihan ekonomi. Tentu tetap dengan protokol kesehatan yang ketat,” ungkapnya.

Bupati Ipuk juga turut menghimbau camat setempat agar tidak mempersulit perizinan pada kegiatan pasar takjil ini. Bupati Ipuk juga berpesan agar seluruh camat dapat memberikan wadah dan memfasilitasi masyarakat pada kegiatan pasar takjil.

“Pasar takjil momentum untuk memasifkan penerapan protokol kesehatan. Kesehatan terjaga, ekonomi bergerak, itu intinya,” jelasnya.

Para camat juga harus melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Puskesmas setempat untuk membantu higienitas (kebersihan dan sehat) dari masing-masing UMKM yang turut meramaikan Pasar takjil.

“Bantu UMKM agar makanan-minuman yang dijual saat pasar takjil semakin higienis. Lalu bentuk tim yang tiada henti mengingatkan penerapan protokol kesehatan. Tegur bila ada kesalahan, termasuk semua pedagang harus pakai masker.” ungkap Ipuk.

Baca Juga :  Harga Cabai Besar Naik Dua Kali Lipat

Bupati Ipuk juga turut menghimbau masyarakat agar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Selama dan setelah berjualan, kebersihan lokasi Pasar juga harus dijaga.

Ia menambahkan, pengaturan tempat dikoordinir dengan baik agar tidak menimbulkan kemacetan. “Saya minta diatur yang baik. Macet sedikit wajar, tapi jangan sampai kemacetannya dalam tahap yang mengganggu banyak orang,” jelasnya.

Digelarnya pasar takjil ini diharapkan mengedepankan produk lokal, yakni produk UMKM atau usaha rumahan di Banyuwangi. “Ini bukan menghalangi orang berjualan, tapi kita harus utamakan warga Banyuwangi karena ini sangat penting untuk pemulihan ekonomi warga,” tuturnya.

 

 

 

 

Pewarta : Naviska
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait