Rabu Pon: Momen Sakral Reshuffle Kabinet Jokowi | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Rabu Pon Jadi Momen Sakral Reshuffle Kabinet Jokowi
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Rabu Pon: Momen Sakral Reshuffle Kabinet Jokowi

SATUKANAL.com, NASIONAL– Isu Presiden Joko Widodo akan melakukan reshuffle kabinet semakin santer terdengar. Sejumlah pengamat politik memprediksi Presiden Joko Widodo atau Jokowi akan mengumumkan reshuffle kabinet secara resmi pada Rabu Pon, 23 Desember 2020.

Heru Budi hartono selaku Kepala Sekretariat Presiden menyebutkan bahwa hari ini, Selasa (22/12/2020) akan memanggil para calon menteri baru ke Istana Negara. Hal ini seperti dengan sebelum-sebelumnya, dimana Jokowi akan memanggil para calon menteri satu atau dua hari sebelum pelantikan ke istana.

Sinyal yang ditunjukkan Jokowi tersebut seakan semakin memperkuat pengumuman reshuffle kabinet yang akan diadakan pada Rabu Pon esok.

Sejumlah pengamat juga memprediksi bahwa kali ini akan menjadi momentum bagi Jokowi untuk melakukan reshuffle kabinet besar-besaran mengganti para menteri yang dianggap performanya kurang bagus selama ini.

Prediksi-prediksi tersebut tentu bukan tanpa dasar. Presiden Jokowi memang beberapa kali mengumumkan reshuffle dan kebijakan penting di hari weton-nya itu.

“Jokowi sedang melihat waktu yang tepat. Terkait hitungan penanggalan Jawa. Beliau kan lekat dengan primbon Jawa,” ujar Pengamat Politik Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin.

Baca Juga :  Sandal Tertukar Usai Sholat Jumat, Ada Yang Pernah?

Melansir dari tempo, berikut beberapa momen reshuffle kabinet Joko Widodo yang jatuh pada Rabu Pon:

  • Rabu Pon 12 Agustus 2015, Jokowi melakukan reshuffle Jilid I pada periode pertama pemerintahannya.Saat itu, Jokowi mengganti enam posisi menteri. Tiga di antaranya menteri koordinator, yakni Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk menjadi Menteri Koordinator Bidang Politik dan Hukum (Menko Polhukam), Rizal Ramli ditunjuk sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, dan Darmin Nasution menjadi Menteri Koordinator Perekonomian.
  • Rabu Pon 27 Juli 2016, Setahun berselang dari reshuffle jilid I Jokowi kembali merombak kabinet yatu reshuffle jilid II.
    Saat itu, Jokowi merombak besar-besaran susunan kabinetnya. Setidaknya, Jokowi merombak 13 posisi menteri. Di antaranya, Jokowi memulangkan Sri Mulyani yang sedang menjabat sebagai Direktur Bank Dunia untuk menjabat sebagai Menteri Keuangan.
    Jokowi juga mendepak Anies Baswedan dari posisi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan menunjuk Muhadjir Effendy sebagai penggantinya.
  • Selanjutnya Rabu pahing 17 januari 2018, Jokowi melakukan reshuffle ketiga.
  • Rabu Legi, 23 November 2019, Jokowi pada periode kedua pemerintahannya mengumumkan susunan menteri Kabinet Indonesa Maju periode 2019-2024.
Baca Juga :  LTMPT Umumkan Cek Kuota SNMPTN 2021 di https://www.ltmpt.ac.id/, Ini Syaratnya

Sebagai informasi, berikut prediksi perombakan kabinet berdasarkan sejumlah informasi yang telah dirangkum oleh tim satukanal.com:

1.Kandidat Baru
•Menteri Sosial: FX. Rudyatmo/Tri Rismaharini
•Menteri Kesehatan: Budi Gunadi Sadikin
•Menteri Perdagangan: Mahendra Siregar
•Menteri Pertanian: Rahmat Pambudi/Syahrul Limpo
•Menteri Kelautan dan Perikanan: Wahyu Sakti Trenggono/Syahrul Yasin Limp
•Menteri Agama: Yahya Cholil Staquf/Agus Maftuh Abegebriel
•Wakil Menteri Pertahanan: Herindra

2.Mereka yang Diprediksi Tersingkir
•Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto
•Menteri Agama Fachrul Razi
•Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim
•Menteri Perdagangan Agus Suparmanto

3.Menteri yang Dirotasi
•Sri Mulyani
Dari jabatan lama Menteri Keuangan menjadi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian
•Airlangga Hartarto
Dari jabatan lama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian menjadi Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan
•Muhadjir Effendy
Dari jabatan lama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan
•Syahrul Yasin Limp
Dari jabatan lama Menteri Pertanian menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan

 

 

Pewarta: Adinda
Editor: Redaksi Satukanal

 

Kanal Terkait