SATUKANAL.COM
Puluhan Warga dari Beberapa Kecamatan di Kabupaten Kediri Melakukan Test Swab di Puskesmas Gampeng Rejo
Foto : Istimewa
BERITA COVID-19 HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Puluhan Warga dari Beberapa Kecamatan di Kabupaten Kediri Melakukan Test Swab di Puskesmas Gampeng Rejo

SATUKANAL, KEDIRI – Puluhan warga dari beberapa Kecamatan di Kabupaten Kediri manjalani test swab serentak yang dilaksanakan di Puskesmas Gampeng Rejo pada hari Sabtu (18/7/2020).

Kepala Puskesmas Gampeng Rejo, dr. Heri Hartono mengatakan, warga Kabupaten Kediri test swab yang dilaksanakan hari ini merupakan tindak lanjut dari pemeriksaan rapid test sebelumnya.

“Jadi ke 34 orang itu dinyatakan reaktif pada pemeriksaan sebelumnya dan hari ini mereka di Swab,” jelas Heri, Sabtu (18/7/2020).

Adapun yang menjalani swab test diantaranya, Kecamatan Gampengrejo 13 orang, Tarokan 6 orang, Grogol 2 orang, Tiron 4 orang, Sidomulyo 2 orang, Wates 2 orang, Plosoklaten 1 orang, Pranggang 1 orang, Gurah 1 orang dan Wonorejo 2 orang.

Baca Juga :  Dhito Dipastikan Lawan Kotak Kosong di Pilbup Kabupaten Kediri 2020

Pasien-pasien tersebut kata Heri datang menggunakan masker, face shield (pelindung wajah) dan hand scon (sarung tangan) diantar petugas medis berpakaian Alat Pelindung Diri (APD) lengkap dengan mengendarai mobil puskemas keliling (pusling) kecamatan masing-masing.

Pemeriksaan swab dilakukan di utara Puskesmas Gampeng yakni Perumahan Medis sebelah barat Kantor Desa Gampeng, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri.

Tindakan medis pemeriksaan swab, Heri menjelaskan, yakni pengambilan cairan lendir di tenggorokan dan atau hidung.

“Air liur yang ada di dahaknya ya, jadi diambil langsung kemudian ada alatnya yang mengambil,” katanya.

Baca Juga :  Masa Pandemi, Rangkaian Hari Jadi Kota Kediri Dilaksanakan Secara Daring

Lebih lanjut Heri mengingatkan, Kabupaten Kediri belum memiliki alat pemeriksaan swab (PCR), maka hasil pengambilan swab test selanjutnya dikirim ke Surabaya, hasilnya kurang lebih baru bisa diketahui setelah kurang lebih tujuh hari.

Heri menambahkan, hasil pemeriksaan swab test akan menjadi dasar untuk memastikan kondisi kesembuhan pasien bersangkutan, apabila masih positif maka tetap dilakukan isolasi mandiri.

“Jika akhirnya ada yang dinyatakan positif maka pasien-pasien ini akan diisolasi mandiri, namun jika tidak memungkinkan maka akan diisolasi di RS rujukan,” pungkasnya.

Pewarta : Muchlis Ubaidhillah
Editor : Redaksi Satukanal

    Kanal Terkait