Puluhan Benda Purbakala Ditemukan di Kediri, Pemdes Bogem Tunggu Eskavasi BPCB - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Puluhan Benda Purbakala Ditemukan di Kediri, Pemdes Bogem Tunggu Eskavasi BPCB
Kepala Desa Bogem Samsudin (Foto: Anis Firmansah/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Puluhan Benda Purbakala Ditemukan di Kediri, Pemdes Bogem Tunggu Eskavasi BPCB

Satukanal.com, Kediri – Puluhan temuan benda purbakala tersimpan rapi di salah satu ruangan yang berada di Desa Bogem Kecamatan Gurah Kabupaten Kediri, Jawa Timur, Jumat (8/9/2021). Rencananya, temuan ini bakal menjadi museum mini desa setempat.

Kepala Desa Bogem, Samsudin mengungkapkan, puluhan benda purbakala tersebut ditemukan oleh para warganya. Tercatat, ada 21 koleksi temuan benda purbakala seperti batu lingga, arca, doorpel ambang pintu, lesung, patma dan beberapa alat rumah tangga pada zaman purba, terbuat dari batu.

“Ada juga beberapa batu bata berukuran besar. Sampai saat ini kita mengajukan ke Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata. Harapannya ada lagi penelitian atau eskavasi,” ungkap Samsudin.

Baca Juga :  Tahun 2022, Pemkot Batu Targetkan Tiap Desa Punya Satu Perpustakaan

Dia mengatakan, untuk keamanan benda purbakala yang telah ditemukan, pihaknya meletakkannya di salah satu ruangan desa setempat. Selain itu, juga bertujuan untuk sarana edukasi sejarah bagi warga masyarakat yang direncanakan akan membangun museum desa.

Tak hanya warga desa setempat, masyarakat umum juga diperbolehkan untuk melihat-lihat atau mempelajari sejarah purbakala tersebut. “Peninggalan-peninggalan yang asli dari desa, kita amankan sementara. Karena kita belum bisa untuk membuat museum desa, maka kita taruh di salah satu ruangan desa, biar aman,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Sejarah Purbakala, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri Yuli Marwantoko, turut mendukung adanya inisiatif museum desa untuk melestarikan sejarah desa setempat. Bahkan, pihaknya sudah melakukan pertemuan dengan perangkat desa dan pemilik tanah, yang sedianya dibuat untuk lokasi museum.

Baca Juga :  Denda Rp 250 Ribu Bagi Pengendara yang Tak Punya Kotak P3K di Mobil

“Kemarin sudah ketemu dengan Kepala Desa dan Pak Mul selaku pemilik tanah. Kita sudah kesana lihat potensinya, cuma penanganan teknisnya kan di BPCB,” ucap Yuli, saat dikonfirmasi satukanal.com, Jumat (8/9/2021).

Lebih lanjut, ia juga menyebutkan bahwa surat pengajuan eskavasi di wilayah tersebut juga sudah dikirimkan. Harapannya, dalam waktu dekat ini sudah ada balasan dari pihak BPCB.

“Jadi beberapa Minggu yang lalu sudah dikirim suratnya, mudah-mudahan dalam waktu dekat sudah ada tim survei dahulu, sebelum tahap eskavasi,” pungkasnya.

 

 

Pewarta : Anis Firmansah
Editor : Adinda

    Kanal Terkait