PTM di Jombang Bergulir Kembali, Pendidikan Karakter Jadi Unsur Utama Awal Sekolah - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
PTM di Jombang Bergulir Kembali, Pendidikan Karakter Jadi Unsur Utama
Proses PTM yang kembali digelar di Jombang (Foto: Anggit Puji/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Straight

PTM di Jombang Bergulir Kembali, Pendidikan Karakter Jadi Unsur Utama Awal Sekolah

Satukanal.com, Jombang – Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kabupaten Jombang secara resmi telah digelar terbatas. Pendidikan karakter jadi unsur utama yang selama ini hilang selama diterapkannya pembelajaran online.

Momen PTM ini, menjadi awal dari sekian banyak belajar online yang dilewati para pendidik dan murid. Kurang lebih hampir dua tahun sistem belajar online diterapkan, imbas dari pandemi Covid. 19.

Susanti (23 tahun) salah satu tenaga pendidik di Jombang menyebut, dirinya merasa bahagia karena dapat melihat anak didiknya dengan kembali ke sekolah untuk belajar.

“Alhamdulillah, bahagia rasanya dan sangat bersyukur bisa bertemu dan belajar bersama murid-murid lagi. Akhirnya rasa rindu kami terhadap murid-murid terbayar tuntas dengan adanya PTM ini,” ucap guru SDN Wonosalam V, Jombang ini, Senin (13/9/2021).

Menurutnya, momen yang telah lama dinantikan oleh para guru ini khirnya kembali terwujud. Meskipun begitu, sebelumnya ia sangat menyadari selama pembelajaran dengan metode daring banyak terkendala dan kurang efektif.

“Kurang efektifnya, kadang terdendala sinyal, ada juga murid yang gak punya HP dan kadang murid susah diatur karena kami tidak bisa memantau secara langsung saat proses pembelajaran daring,” jelasnya.

Baca Juga :  SKD PPPK Jombang Fokus di Tiga Titik

Lebih lanjut ia menambahkan, satu hal yang tidak didapatkan saat pembelajaran daring yaitu proses menumbuhkan pendidikan karakter pada peserta didik.

Pendidikan karakter sendiri menurutnya memiliki fungsi dasar untuk mengembangkan potensi seseorang agar dapat menjalani kehidupannya dengan bersikap baik.

Dalam lingkup pendidikan formal, pendidikan karakter di sekolah berfungsi untuk membentuk karakter peserta didik agar menjadi pribadi yang berakhlak mulia, bermoral, tangguh, berperilaku baik, dan toleran.

“Padahal pendidikan karakter ini poin utama dalam pembelajaran. Jadi mendidik siswa itu, tidak hanya biar mereka pintar namun juga mempunyai budi pakerti yang baik,” jelasnya.

Tidak hanya itu, gagal atau berhasilnya pendidikan karakter anak dipengaruhi oleh berbagai faktor, diantaranya naluri, kebiasaan, hereditas, dan lingkungan. Selain itu, penguatan pendidikan karakter juga melibatkan beberapa elemen.

“Melibatkan keluarga, sekolah, dan komunitas. Tentunya, sekolah sebagai bagian dari lingkungan memiliki peran penting dalam pendidikan karakter anak,” katanya.

Baca Juga :  PPKM Level Diperpanjang, Ada Penyesuaian Aturan

Secara eksklualsif, di sekolah pula, pendidikan karakter bangsa dapat dibangun melalui kegiatan rutin sehari-hari maupun keteladanan dari Guru Pintar. Penguatan pendidikan karakter di sekolah juga dapat diintegrasikan melalui kegiatan ekstrakurikuler, kokurikuler, dan intrakurikuler.

Susanti berharap, keadaan terus membaik agar tetap bisa menjalankan pembelajaran tatap muka secara rutin. “Mari sama-sama tetap menjalankan protokol kesehatan dengan baik. Semoga wabah ini segera selesai,” tukasnya.

Sebelumnya, usai lama menunggu, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Kabupaten Jombang kembali digelar hari ini dengan sistem dua shift.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jombang, Agus Purnomo. PTM akan dilaksanakan dengan teknis dua shift. Dimana satu kelas dibagi dua shift dengan kapasitas siswa yang sudah ditentukan. “Satu kelas isi 50 siswa,” ungkapnya.

Sistem shift ini, dikatakan Agus masih sama seperti PTM sebelumnya yang sempat diselenggarakan dan tidak ada perubahan signifikan. Ia melanjutkan, saat ini pihaknya masih melakukan persiapan.

 

 

Pewarta : Anggit Puji
Editor : Ubaidhillah

Kanal Terkait