SATUKANAL.COM
Mematuhi Protokol Kesehatan
Foto : Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar (Istimewa)
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Program Unggulan Pemkot Kediri “Prodamas Plus” Direalisasikan Tahun Depan

SATUKANAL, KEDIRI – Program unggulan Kota Kediri Prodamas Plus akan direalisasikan oleh Pemerintah Kota Kediri pada awal tahun 2021.

Perihal tersebut diungkapkan langsung oleh Walikota Kediri, Abdullah Abu Bakar dalam sebuah press rilis sore tadi.

“Pelaksanaannya insyaAllah akan dilaksanakan di tahun 2021,” kata Laki-laki yang akrab disapa Abu tersebut. Rabu (12/8/2020).

Abu juga menjelaskan, Prodamas Plus tahun 2020 tidak terlaksana lantaran wabah covid-19 yang menyebar hingga di Kota Kediri.

“Ini berdampaknya luar biasa sekali bahkan seluruh dunia merasakan dampaknya. Oleh karena itu kita gunakan dana Prodamas ini untuk kepentingan yang lebih mendesak lagi tentang kesehatan masyarakat, sosial, dan ekonomi. Ini yang telah ditegaskan Bapak Presiden. Kita juga belum dimungkinkan untuk mengadakan kegiatan yang melibatkan pengumpulan massa. Ya tolong ini nanti dijaga sendiri-sendiri karena selama ini Pemerintah Kota Kediri menjaga betul agar covid-19 tidak menyebar secara luar biasa di Kota Kediri,” ujarnya.

Baca Juga :  Pokdakan Desa Putih Sukses Terapkan Sistem Mina Padi

Abu juga menjelaskan Prodamas Plus kali ini berbeda dengan prodamas yang terealisasi pada Tahun-tahun sebelumnya. Jika dahulu nominal untuk tiap RT berjumlah 50 Juta Rupiah, kali ini menjadi 100 Juta Rupiah.

“Dalam Prodamas Plus terdapat beberapa terobosan baru. Pertama , pengadaan barang dan jasa dilakukan sepenuhnya oleh POKMAS yakni Swakelola tipe IV yang dibentuk melalui musyawarah kelurahan. Kedua , usulan wajib JKN, PMT Posyandu, sarana dan prasarana pendukung PKK, pelatihan ketrampilan kerja dan usaha, serta kegiatan bidang infrastruktur yang akan diatur lebih lanjut melalui edaran. Ketiga , mengakomodasi usulan bantuan modal koperasi RW maksimal 100 juta per koperasi. Keempat , Prodamas Plus mengakomodasi usulan dalam keadaan darurat bencana. Kelima , pendampingan dilaksanakan oleh perguruan tinggi.” Katanya.p

Baca Juga :  Anak Pramono Anung Mendapat Lawan di Pilbup Kediri?

Untuk POKMAS, Abu menambahkan anggota POKMAS dipilih dari warga yang memiliki kemampuan dan komitmen tinggi untuk melaksanakan pekerjaan swakelola, diutamakan dari pengurus RT dan pengurus RW. Dalam memilih anggota POKMAS sangat disarankan yang memiliki beberapa kriteria.

Seperti, memiliki kemampuan menyusun RAB dan gambar teknis, memiliki kemampuan administrasi dan penyusunan SPJ, menguasai komputer, dan tokoh pemuda yang potensial. “Anggota yang berkomitmen bukan yang memiliki kedekatan. Pemuda juga harus diikutkan untuk nanti membantu dan bisa meneruskan perjuangan panjenengan,” imbuhnya.

Pewarta: Muchlis Ubaidhillah
Editor: Satukanal Redaksi

    Kanal Terkait