Program Tular Nalar, Upaya Peningkatan Literasi Media dan Pemikiran Kritis SDM Pendidikan Tinggi | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Program Tular Nalar, Upaya Peningkatan Literasi Media dan Pemikiran Kritis SDM Pendidikan Tinggi
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Program Tular Nalar, Upaya Peningkatan Literasi Media dan Pemikiran Kritis SDM Pendidikan Tinggi

Satukanal.com, NasionalProgram “Tular Nalar” merupakan salah satu buah karya dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan bekerja sama dengan pihak Maarif Institute.

Tular Nalar merupakan salah satu program yang memberikan pelatihan terkait dengan pemikiran kritis dan literasi media di lingkungan perguruan tinggi.

Civitas academica Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam hal ini menjadi salah satu perguruan tinggi negeri pertama yang menyelenggarakan program Tular Nalar ini.

Program Tular Nalar yang diselenggarakan secara daring ini, mengusung tema “Program Literasi Media untuk Dosen untuk Penyemaian Perdamaian dan Pemikiran Kritis”.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin (4/01/2021), bertujuan untuk mendukung aktivitas belajar dan mengajar pada lingkungan perguruan tinggi guna mengajarkan keahlian literasi media, termasuk dalam menangkal berita hoaks, disinformasi dan misinformasi dalam konteks Covid-19 seperti sekarang ini.

Nizam selaku Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi pada sambutannya tersebut menyampaikan bahwa, “Batas antara dunia maya dan nyata menjadi semakin tidak nyata. Oleh karena itu menjadi tantangan bagi kita semua terutama di dunia pendidikan untuk menyiapkan generasi unggul yang kita gadang-gadang sebagai penerus generasi, sebagai pembawa estafet perjalanan bangsa ke depan” Ujarnya.

Baca Juga :  Misteri Hilang nya Jack Ma, Hingga Diisukan Dipenjara Bahkan Tewas

Nizam juga berpesar kepada para mahasiswa agar menjadi pada sarjana yang unggul. Unggul dalam artian, penuh semangat membangun negeri, serta memiliki beragam kreativitas dan menciptakan beragam inovasinya namun tetap menjunjung tinggi budayannya.

Pada sambutannya tersebut Nizam menyampaikan, sumber daya manusia (SDM) pentingnya untuk memiliki daya kritis yang tinggi. Pasalnya, dalam dua dunia ini yakni dunai maya dan dunia nyata tidak ada perbedaan dan semakin menyatu.

Nizam menyampaikan “Dengan adanya program Tular Nalar ini diibaratkan seperti menularkan akal sehat yang menjadi komandan di dalam mengambil sebuah keputusan, mempersepsi informasi dalam media yang membanjiri kita dan dibutuhkan penalaran yang kuat dalam hal ini”.

Pada program pelatihan daring Tular Nalar ini merupakan tahapan kedua, yang mana tahapan pertama sudah dijalankan untuk perguruan tinggi swasta dan pada tahap kedua ini memasuki tahapan kerja sama dengan perguruan tinggi negeri di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Baca Juga :  Isi Chat Viral di Medsos, Perawat dan Pasien Covid-19 Wisma Atlet Akui Seks Sesama Jenis

Ni Made Ras Amanda selaku Pakar Komunikasi pada acara tersebut menyampaikan bahwa, berdasarkan riset data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) dan Hotsuite pertumbuhan pengguna internet di Indonesia terus mengalami peningkatan.

Adanya peningkatan pengguna internet di Indonesia tersebut tercatat selama pandemi Covid-19 ini, Indonesia berada di peringkat ke-5 dunia berkaitan dengan rumor, stigma, serta teori konspirasi Covid-19.

Adanya temuan tersebut Ni Made Ras Amanda menyampaikan harapannya agar, para mahasiswa diharapkan untuk meningkatkan kemampuannya, hal tersebut bertujuan guna menangkal berbagai dampak yang ditimbulkan dari penggunaan internet.

“Mari kita mendidik anak-anak kita mahasiswa untuk dapat berpikir kritis. Kehidupan mereka kedepannya lebih banyak berhadapan dengan isu-isu sehingga soft skill harus kita tingkatkan agar mereka dapat bertahan terhadap dampak negatif internet,” Ujar Ni Made Ras Amanda.

 

 

 

Pewarta : Naviska Rahmadani
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait