Program Kampus Sehat, Solusi Hadirkan Perguruan Tinggi Yang Unggul | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Program Kampus Sehat, Solusi Hadirkan Perguruan Tinggi Yang Unggul
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Program Kampus Sehat, Solusi Hadirkan Perguruan Tinggi Yang Unggul

SATUKANAL.com, NASIONAL – Peranan Perguruan tinggi dalam upaya penecegahan dan pengendalian Covid-19 di Indonesia melalui Kampus Sehat berfungsi untuk menurunkan angka penderita Covid-19 di Indonesia. Mahasiswa dan kampus yang sehat merupakan upaya untuk menghadirkan sumber daya unggul. Definisi dari kampus sehat ialah, kampus yang bebas dari narkoba, minumam keras, asap rokok, sehat jasmani, sehat mental, sehat spiritual, dan juga sehat lingkungannya.

Kesehatan lingkungan kampus dapat dimulai dengan beberapa ruangan yang bersih, seperti lingkungan kelas, ruangan kamar mandi, ruang kantin, maupun beberapa fasilitas umum lainnya. Makanan juga merupakan faktor utama yang dapat menentukan kesehatan dari mahasiswa, sehingga penyediaan makanan maupun camilan sehat dikampus juga merupakan faktor suksesnya Kampus Sehat.

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti), Nizam pada Peluncuran dan Seminar Kampus Sehat Kementerian Kesehatan, yang dilangsungkan pada Kamis (19/11/2020) mengatakan bahwa, lingkungan kampus yang sehat adalah lingkungan kampus yang menyediakan makanan bergizi, lingkungan yang hijau dan nyaman, lingkungan kampus yang bebas dari perundungan atau bullying. Ia juga menyampaikan bahwa, setiap hal tersebut harus diwujudkan bersama-sama untuk menghasilkan sumber daya manusia yang unggul, dalam rangka meraih peluang bonus demografi untuk membawa Indonesia menjadi Negara yang maju dan makmur.

Baca Juga :  Program Guru Penggerak Dari Kemendikbud Memasuki Tahap Kedua

Nizam juga menjelaskan bahwa, program ini merupakan gerakan bersama untuk melahirkan kampus-kampus di Indonesia yang sehat. Karena kondisi kampus yang sehat nantinya membawa dampak positif terhadap kualitas dari mahasiswa dan civitas academica. Mahasiswa sebagai agen perubahan bertugas untuk dapat menularkan semangat sehat kepada masyarakat sekitar.

Dalam masa pandemi Covid-19 seperti saat ini, mahasiswa diharapkan dapat menjadi contoh bagi masyarakat sekitar agar selalu menerapkan kebiasaan 3M, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak.

Pada acara tersebut Menteri Kesehatan Terawan berpendapat bahwa, “Kebiasaan hidup sehat dapat melindungi individu dan seluruh warga kampus dari terjangkitnya Covid-19. Di samping itu, kejadian seperti pandemi Covid-19 ini merupakan hal baru yang menyebabkan banyak berita hoaks, sehingga diperlukan peningkatan literasi kesehatan agar masyarakat dapat melakukan berbagai perilaku kesehatan demi mencegah dampak pandemi Covid-19,”.

Baca Juga :  Pastikan Aman Dari Covid-19, Disparpora Kabupaten Mojokerto Siap Buka Tempat Wisata Pertama Di Jatim

Terawan juga berharap agar nantinya seluruh lembaga pendidikan, perguruan tinggi dapat menjadi Kampus Sehat dan dapat menjadi Kampus Siaga Covid-19. Ia juga menjelaskan pencanangan kampus sehat akan dilakukan guna menguatkan dan memberikan motivasi serta edukasi, agar kualitas kesehatan dari masyarakat kampus dapat terjaga.

Kirana Pritasari selaku Direktur Jenderal Kesehatan Masyarakat Kementerian Kesehatan menyampaikan bahwa, upaya yang dilakukan dalam masa pandemi Covid-19 merupakan cikal bakal dari terwujudnya kampus sehat. Dalam acara tersebut, ia juga memberikan apresiasi kepada 20 perguruan tinggi yang telah berkomitmen meluncurkan Kampus Sehat sehingga mencerminkan bentuk semangat dari perguruan tinggi sebagai lembaga pendidikan untuk mendukung pembangunan kesehatan.

“Pandemi ini memberikan hikmah untuk lebih mendorong upaya kita dalam menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), baik di dalam kampus maupun di luar kampus. Kampus sehat bukan hanya untuk perguruan tinggi di bidang kesehatan, melainkan untuk seluruh kampus,” tuturnya.

 

Pewarta : Naviska Rahmadani
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait