Program Guru Penggerak Dari Kemendikbud Memasuki Tahap Kedua | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Guru Penggerak
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Program Guru Penggerak Dari Kemendikbud Memasuki Tahap Kedua

SATUKANAL.com, NASIONAL– Program Guru Penggerak yang dibentuk oleh Kemendikbud akan memasuki tahap kedua. Program dari Kemendikbud ini mendapatkan tanggapan positif dari berbagai komunitas dan organisasi.

Sebelumnya, pada 8 oktober 2020 seleksi guru penggerak angkatan 1 telah selesai dan diumumkan. Hasilnya, terdapat 2800 guru yang lolos seleksi dari 19.281 orang yang mendaftar.

Kemudian untuk melanjutkan tahap pertama, Kemendikbud membuka PGP angkatan 2. Kali ini Kemendikbud membuka kesempatan bagi calon guru penggerak di 56 kabupaten/kota. Proses pendaftaran dibuka sejak selasa, 13 oktober 2020 hingga 7 November 2020.

Usman Djabbar Mappison, ketua umum dari salah satu komunitas Guru Nusantara berharap Program Guru Penggerak (PGP) bisa menjadi salah satu strategi pemerintah melakukan transformasi pendidikan. Ia juga berharap materi pelatihan dari program ini diambil dari berbagai praktik sukses yang telah berhasil diterapkan berbagai lembaga pendidikan.

Baca Juga :  Bantuan Kuota Gratis Kemendikbud Cair 4 Hari Lagi

Menurutnya, PGP harus menjadi kompilasi dari berbagai keberhasilan sekolah yang telah menerapkan model pendidikan masa kini. Harapannya, PGP dapat terus berlanjut dan menjangkau seluruh guru di Indonesia.

Begitu halnya dengan Ketua Umum Federasi Guru Independen Indonesia (PGII). Tety sulastry mengatakan bahwa PGP berupaya melatih dan membekali para guru untuk memberikan inovasi dan terobosan baru. Tety juga berharap PGP dapat terus berlanjut di tahun-tahun berikut serta bisa secepatnya merata menjangkau seluruh guru di setiap daerah.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) meluncurkan PGP sebagai program pendidikan kepemimpinan bagi guru untuk menjadi pemimpin pembelajaran. Program ini meliputi daring, pembelajaran yang reflektif dan kolaboratif, lokakarya hingga pendampingan selama sembilan bulan lagi calon penggerak.

Selain merekrut calon peserta, kemendikbud juga merekrut pengajar praktik (pendamping) program dari kalangan Guru berpengalaman, Kepala Sekolah, pengawas sekolah, Akademisi/Praktisi/Konsultan pendidikan terbaik di 74 kabupaten/kota daerah sasaran PGP angkatan 2.

Baca Juga :  Kemendikbud Luncurkan Program Merdeka Belajar Untuk Perguruan Tinggi

“Peserta yang sudah mengikuti PGP tetap mendapatkan pantauan dari Kemendikbud setelah dinyatakan lulus mengikuti pelatihan,” Kata Tety menjelaskan.

Tety juga menambahkan meski sudah teruji selama pelatihan sembilan bulan, para guru tersebut harus mampu menguasai serta bisa mengimplementasi apa yang telah diperoleh selama pelatihan.

“Setelah selesai program, guru penggerak harus melakukan transfer pengetahuan kepada guru lain di sekolahnya dan mengimplementasikan apa yang telah diperoleh selama pelatihan. Ujar Tety menambahkan.

Program Guru Penggerak ini mendapatkan antusiasme yang cukup tinggi serta dukungan masyarakat yang baik. Apalagi, para guru yang terlibat bukan hanya berasal dari kota tetapi juga berbagai daerah terpencil.

 

Pewarta : Adinda A.I.U.
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait