PPKM Malang Raya Berlanjut, Gubernur Sambang Sambil Rakor - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
PPKM Malang Raya Berlanjut, Gubernur Sambang Sambil Rakor
BERITA Kanal Straight

PPKM Malang Raya Berlanjut, Gubernur Sambang Sambil Rakor

Satukanal.com, Malang Menindaklanjuti hasil evaluasi pemerintah pusat terkait PPKM Level 4 di wilayah Malang Raya, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mendatangi Gedung BPSDM Provinsi Jawa Timur di Jalan Kawi, Kota Malang, Rabu (11/08/2021) malam.

Pada kesempatan tersebut, orang nomor satu di Jawa Timur itu menggelar rapat koordinasi untuk melakukan sinkronisasi data penanganan Covid-19. Turut hadir tiga kepala daerah Malang Raya, yakni Wali Kota Malang, Sutiaji, Bupati Malang, M. Sanusi, dan Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko.

“Rakor ini tentu cocok-cocokan data antara daerah dengan provinsi. Karena seperti yang kita tau, Malang Raya sempat menjadi percontohan nasional namun sekarang menjadi perhatian. Jadi mesti ada sesuatu yang perlu ditingkatkan,” ujar Wali Kota Sutiaji.

Baca Juga :  Ratusan Nakes di Jombang yang Terpapar Covid-19 Sudah Pulih Total

Beberapa hal akan disiapkan Sutiaji berkaitan dengan updating data positivity rate, fatality rate, maupun tingkat kesembuhan.

“Updating data itu ada fluktuasi, pas muncak-muncaknya, ini nol. Akhirnya, jumlah yang muncul merupakan akumulasi itu, sehingga, positivity rate-nya nambah. Nambahnya tinggi ketika yang lain turun. Ini kan jadi perhatian. Sekarang, mestinya, jumlahnya sudah turun semua,” paparnya.

Hal tersebut juga berpengaruh terhadap angka kesembuhan pasien. Saat ini, Kota Malang punya tabungan sekitar 1.478 orang yang sembuh tapi belum terlaporkan. Jika sudah terlaporkan, ini akan menambah tinggi recovery rate.

Kemudian yang tak kalah pentingnya berkaitan dengan kecocokan data stok vaksin yang ada di Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi dan di Dinkes Kota Malang.

Baca Juga :  Berkat Taekwondo, Mahasiswa UMM Raih Belasan Medali

“Tadi Bu Gubernur sempat menyoroti data vaksin yang belum clear. Dari data Provinsi ada 291.897 dosis, sedangkan di kita sebenarnya tinggal 9.000 an dosis. Ini nanti yang akan diperbaiki karena tidak sama dengan kita. Bisa jadi yang disampaikan dari Dinkes clear, tapi dari instansi lain, belum dimasukkan,” terangnya.

Hasil dari sinkronisasi kesemua data tersebut nantinya akan disampaikan kepada Menko Marves, Luhut Binsar Panjaitan, yang berencana akan mendatangi wilayah Malang Raya dalam waktu dekat ini.

“Kami akan paparkan apa adanya dan menyiapkan data. Plus nanti apa yang akan dilakukan ke depannya juga akan kami sampaikan,” pungkas Sutiaji.

 

 

Pewarta: Chosa Setya Ayu Widodo
Editor: Ubaidhillah

    Kanal Terkait