PPKM Jombang Level 3, PTM Terbatas Segera Dibuka - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
PPKM Jombang Level 3, PTM Terbatas Segera Dibuka
Bupati Jombang saat di wawancara awak media (Foto: Anggit Puji/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Straight

PPKM Jombang Level 3, PTM Terbatas Segera Dibuka

Satukanal.com, Jombang – Masuk kategori PPKM level 3, sekolah di Kabupaten Jombang direncanakan akan kembali membuka pembelajaran tatap muka (PTM). Namun, pelaksanaan akan berlangsung secara terbatas.

Sebelumnya, pemerintah pusat kembali memperpanjang masa PPKM mulai 31 Agustus hingga 6 September 2021. Perpanjangan tersebut juga sesuai dengan surat Intruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendragi) Nomor 38 tahun 2021, menerangkan bahwa Kabupaten Jombang masuk dalam PPKM level 3. Sebab, menurunnya tingkat penyebaran Covid-19.

Dalam surat disebutkan bahwa pelaksanaan pembelajaran di satuan pendidikan dapat dilakukan melalui PTM terbatas atau pembelajaran jarak jauh. Dengan rincian bagi satuan pendidikan yang melaksanakan PTM terbatas dengan kapasitas maksimal 50 persen.

Baca Juga :  Said Aqil Ungkap Siap Pimpin PBNU Ketiga Kali, Saat Silaturahmi ke Ponpes Lirboyo Kediri

Secara terbuka, Bupati Jombang Mundjidah Wahab, mengatakan bahwa pada bulan depan (September) PTM terbatas sudah bisa digelar. Namun, tetap dengan aturan yang berlaku seperti protokol kesehatan, masuknya tidak semua penuh. “Jadi pakai sistem 50% bergilir dan bergantian seperti sebelum puasa waktu itu,” ucapnya pada Selasa (31/8/2021).

Politisi PPP ini juga merasa bersyukur atas penurunan tingkat penyebaran Covid-19 di Jombang yang berubah menjadi zona oranye. Meskipun, masih ada kecamatan yang dalam tanda kutip masih zona merah seperti Kecamatan Diwek dan Jombang. “Alhamdulillah, Kabupaten Jombang sudah hampir separuh sudah zona oranye, mudah-mudahan segera banyak yang hijau,” harapnya.

Baca Juga :  Peringati Hari Cuci Tangan Sedunia, Siswa SD di Kota Kediri Bubuhkan Cap Tangan

Menurunnya level PPKM Jombang juga berpengaruh pada aturan yang diberlakukan. Kini, sudah mulai ada kelonggaran dalam berbagai sektor. Diantaranya, warga diperbolehkan menggelar hajatan.

Lalu, sejumlah warung atau rumah makan juga diperbolehkan membuka usahanya di malam hari hingga pukul 20.00 WIB. Namun, semua kelonggaran tersebut tetap harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

 

 

Pewarta : Anggit Puji
Editor : Adinda

Kanal Terkait