PPKM Darurat, Pelaku UMKM di Kediri Kehabisan Modal - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
PPKM Darurat, Pelaku UMKM Kediri Mulai Kehabisan Modal dan Tak Berproduksi
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

PPKM Darurat, Pelaku UMKM di Kediri Kehabisan Modal

Satukanal.com, Kediri Sudah jatuh tertimpa tangga, mungkin peribahasa itu tepat untuk menggambarkan kondisi pelaku UMKM di Kabupaten Kediri. Bagaimana tidak, saat ini beberapa pengusaha kecil sudah kehabisan modal dan tidak bisa mengajukan kredit pinjaman untuk berdagang.

Pemilik Pusat Oleh-oleh Khas Kediri GTT, Gatot Siswanto mengatakan, kondisi tersebut dialaminya dan beberapa pelaku UMKM di Kabupaten Kediri saat ini.

“Bebeberapa anggota Paguyuban UMKM Kelud Mandri juga mengalami hal yang sama,” jelas laki-laki yang juga menjadi Ketua Paguyuban UMKM Klud Mandiri kepada Satukanal.com, Senin (19/7/2021).

Habisnya modal itu menurut Gatot, lantaran pengurangan jumlah produksi secara terus menerus sejak penerapan PPKM Darurat di Kabupaten Kediri berlaku.

Baca Juga :  SKD PPPK Jombang Fokus di Tiga Titik

“PPKM melemahkan kami, itu ditambah kami mau pengajuan peminjaman hutang kredit sudah tak bisa lagi. Jadi kami sekarang tak bisa lagi beraktifitas (produksi UMKM),” katanya.

Dia juga mengungkapkan, kondisi itu akan semakin buruk jika PPKM Darurat diperpanjang lagi, sebab diawal PPKM hingga hampir selesai ini dirinya hanya bisa menjual produk tahu miliknya ke Pasar Tradisional.

“Itu jumlahnya sangat sedikit yang jual ke pasar, karena di Pasar Tradisional juga sepi sekarang ini,” ujarnya.

Lebih lanjut dia berharap, pemerintah mempunyai kebijakan yang solutif terkait PPKM Darurat ini, agar kondisi yang dialaminya dan para pelaku UMKM bisa segera teratasi dan bisa kembali berdagang dengan normal.

Baca Juga :  Mahasiswa FK UMM Ciptakan Sarung Tangan Cegah Syaraf Terjepit

“Kita sebenarnya mendukung saja program Pemerintah tetapi jangan ditutup semua, contoh di Pariwisata ditutup, padahal kita UMKM yang di sana (area wisata) selalu taat dengan protokol kesehatan. Karena kita tahu resikonya kalau gak patuh Prokes wisata ditutup,” jelas Gatot.

Ia pun berpesan kepada pemerintah agar bisa mengkaji ulang penerapan kebijakan PPKM Darurat.

“Kalau memang ada bantuan itu tak membantu kita. Yang jelas sangat membantu adalah kebijakan mengenai UMKM yang bisa berjalan selama pandemi dengan protokol kesehatan ketat,” pungkasnya.

Pewarta: Anis Firmansyah 
Editor: Ubaidhillah 

    Kanal Terkait