PPKM Darurat Mengancam Kelangsungan Usaha Makanan Cepat Saji - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
PPKM Darurat Mengancam Kelangsungan Usaha Makanan Cepat Saji
Gerai Penjual Makanan Kota Kediri Khawatir Gulung Tikar, Apabila Perpanjangan PPKM Darurat (Foto: Anis Firmansah/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

PPKM Darurat Mengancam Kelangsungan Usaha Makanan Cepat Saji

Satukanal.com, Kediri – Isu perpanjangan PPKM Darurat menuai kekhawatiran para pedagang gerai makanan cepat saji di Kota Kediri. Pasalnya, jika kebijakan dilakukan berkelanjutan pedagang terancam gulung tikar.

Karyawan Gerai Penjual Ayam Geprek di Kota Kediri, Rinda Ayuning mengaku toko tempat ia kerja mengalami penurunan omset signifikan selama penerapan PPKM Darurat di Kota Kediri. .

“Tidak setuju kalau kebijakan itu dilanjutkan, karena menurun terus omsetnya. Kalau berkepanjangan khawatir gulung tikar,” kata Rinda kepada satunanal.com, Kamis 15 Juli 2021.

Dia juga mengungkapkan, selama masa PPKM dirinya dan seluruh karyawan harus pulang lebih sore dari biasanya, karena adanya pemberlakuan jam malam 20.00 – 03.00 pagi hari.

Baca Juga :  Lampu Merah PPKM Masih Semu, Selecta : Jangan Sampai Rumahkan Karyawan

Akibatnya, Gerai miliknya yang terletak di sepanjang jalan PK Bangsa mengalami penurunan omzet penjualan dari sebelumnya. “Sebelum PPKM jam 9 malam tutupnya, kalo sekarang setengah 8 sudah tutup,” terangnya.

Disebutkan penurunan omset gerai miliknya, saat ini mencapai lebih dari 50 persen selama pandemi berlangsung dan saat adanya aturan take away (tidak boleh dimakan ditempat) selama PPKM semakin menambah parah kondisi pendapatan penjualan.

“Yang datang cuma sedikit, sehari cuma 3 sampai 4 orang. Jadi gak bisa seramai dulu, sekarang,” jelasnya.

Baca Juga :  Lawan Vandalisme Cagar Budaya Kayutangan dengan Gerakan 'Koin Satus Repes'

Dari jumlah kapasitas kursi yang tersedia, Menurut Rinda pada saat PPKM Darurat mampu menampung sebanyak 40 pengunjung perhari. Berbeda jauh hingga saat ini tidak diperbolehkan makan ditempat hanya khusus take away.

Dia berharap untuk PPKM Darurat tidak diperpanjang bagi para pedagang dan penjual makanan. Secara aturan selalu mentaati pembatasan kapasitas ruangan, menjaga jarak, dan protokol kesehatan.

“Untuk pengunjung dibatasi gak apa-apa. Seperti pertokoan buka dengan Prokes, dan kalau bisa penutupan jangan jam setengah 8 malam, terlalu dini. Kalau bisa jam 9 malam ditutupnya,” pungkasnya.

Pewarta: Anis Firmansyah
Editor: Ubaidhillah

    Kanal Terkait