PPKM Berlanjut, Pemkot Terancam Pangkas Retribusi Parkir - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Parkiran di Kota Malang (Foto: Chosa Ayu/satukanal.com)
BERITA Kanal Straight

PPKM Berlanjut, Pemkot Terancam Pangkas Retribusi Parkir

Satukanal.com, Malang – Pemerintah Republik Indonesia secara resmi mengumumkan bahwa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 Kota Malang resmi diperpanjang, Senin (9/8/2021). Semakin panjangnya masa PPKM ini tentunya memberi dampak cukup signifikan bagi pendapatan asli daerah (PAD) Kota Malang.

Tercatat, hingga semester pertama tahun 2021 ini, realisasi pendapatan dari pos itu baru berkisar di angka Rp 22,7 miliar, dari total target senilai Rp 55 miliar.

Wali Kota Malang Sutiaji mengakui bila situasi pandemi dan adanya kebijakan PPKM turut memberi terdampak. Sebab beberapa pos retribusi kini tengah mendapat pembebasan. “Seperti yang (retribusi) parkir akan kami bebaskan, tapi nunggu kajian lagi,” ujarnya

Berdasarkan ketentuan dalam Pasal 63 Peraturan Daerah (Perda) Kota Malang nomor 3 tahun 2015 tentang retribusi jasa umum, dia menyebut bila daerah memang bisa memberikan pembebasan terhadap beberapa objek tertentu. Terlebih pada kondisi dan situasi seperti saat ini. Sementara itu, kini juga sudah ada beberapa pembebasan retribusi yang dilakukan Pemkot Malang.

Seperti pembebasan atas retribusi pelayanan pasar dan pembebasan atas pokok retribusi pelayanan persampahan atau kebersihan. Berikutnya yakni pembebasan retribusi kebersihan di pasar. Beberapa contoh itu, dikatakan Sutiaji, memang kurang mampu memenuhi target sebelum PPKM darurat diberlakukan.

Ketika disinggung apakah ada perubahan target pendapatan asli daerah (PAD) yang dilakukan saat perubahan anggaran keuangan (PAK) nanti, pria yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Covid-19 Kota Malang itu masih belum bisa memastikannya.

Menurut dia, semua butuh proses kajian. “Yang pasti kami usahakan ada pendongkrak (PAD) nanti ke depan. Tapi saat ini kami fokus membebaskan dulu retribusi pasar,” pungkasnya.

Pewarta: Chosa Setya Ayu Widodo
Editor: Ubaidhillah 

    Kanal Terkait