Potensi Klaster Baru Covid-19 Jelang Libur Panjang | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
libur Panjang
Menggunakan masker untuk mencegah penyebaran Covid-19
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Potensi Klaster Baru Covid-19 Jelang Libur Panjang

Satukanal.com, NASIONAL – (Senin, 26/10) Libur panjang kembali terjadi pada tanggal 28 oktober – 01 November 2020. Namun, berbeda dengan tanggal merah di tahun sebelumnya.

Potensi klaster baru covid-19 membayangi momen libur panjang pada pekan ini. Kekhawatiran ini merujuk pada pembelajaran saat libur panjang terdahulu. Kekhawatiran munculnya klaster baru ini juga ditegaskan oleh ketua satgas covid-19 Doni Monardo di Jakarta, Rabu 21 oktober 2020.

Doni Monardo juga menambahkan bahwa Jokowi juga turut mengkhawatirkan hal tersebut. Mengingat pada bulan-bulan sebelumnya, pada moment libur di akhir bulan juli dan agustus menjadi satu satu peningkatan tertinggi kasus covid-19 pada tujuh bulan terakir.

Baca Juga :  Satgas Covid Jatim Tracing Kontak Erat Khofifah

Kehawatiran ini juga merujuk pada adanya prosedur kesehatan baru yang mulai diterapkan beberapa bulan terakhir ini. Seperti mulai dibukanya cafe-cafe, restaurant, warung, area pertokoan, tempat pembelanjaan, serta tempat wisata. Hal ini pulalah yang memicu banyak orang untuk melakukan kegiatan diluar seperti pada umumnya.

Apalagi dengan adanya libur panjang di akhir pekan ini, dikhawatirkan banyak perantau ataupun pekerja yang memilih untuk pulang ke kampung halaman. Sehingga dikhawatirkan munculnya klaster baru penyebaran covid-19.

Pemerintah pusat maupun pemerintah daerah pun menyiapkan antisipasi potensi klaster libur panjang terutama dengan menerapkan protokol kesehatan serta mekanisme pengendalian covid-19 seperti halnya saat idul fitri mei 2020.

Baca Juga :  Dukung UMKM Go-Digital, Ning Ita Fasilitasi Marketplace Bagi Warga Kota Mojokerto

Warga pun dihimbau untuk tidak melakukan perjalanan panjang serta tetap mematuhi protokol kesehatan covid-19. Begitupun halnya dengan satgas covid-19 yang terus mengingatkan agar pengunjung tempat wisata, cafe ataupun restaurant tidak lebih dari 50 persen serta adanya jarak antar pengunjung.

Tak lupa imbauan untuk menghindari kerumunan juga senantiasa dianjurkan demi mengantisipasi munculnya klaster baru covid-19 ini.

Pewarta: Adinda A.I.U
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait