Polresta Mojokerto Sita Ratusan Motor, Herex Community Jadi Sorotan - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
25448553-1F02-4244-AAC8-EB64D7CD10FE-acc1f005
Konferensi pers penyitaan kendaraan bermotor hasil operasi patuh semeru 2021 (Foto: Hermansyah/satukanal.com)
BERITA Kanal Straight

Polresta Mojokerto Sita Ratusan Motor, Herex Community Jadi Sorotan

Satukanal.com, Mojokerto – Polresta Mojokerto menyita ratusan motor yang terbukti melakukan pelanggaran di raya. Penyitaan ini merupakan hasil dari Operasi Patuh Semeru 2021 yang digelar sejak 20 September 2021.

Kapolresta Mojokerto AKBP Rofiq Ripto Himawan mengatakan, kendaraan yang diamankan sebanyak 101 unit. 21 diantaranya terjaring dari razia balap liar.

Dari informasi yang diterima, pihaknya menemukan fakta sebuah komunitas motor dengan nama Herex Community yang melakukan banyak modifikasi kendaraan dengan berbagai jenis dan kegiatan balapan liar pada 27 September 2021.

“Kegiatan itu patut disayangkan karena tidak selaras dengan kebijakan pemerintah yang masih melakukan pembatasan-pembatasan kegiatan masyarakat. Petugas Polresta Mojokerto melakukan penanganan, dan ditemukan kegiatan melawan hukum dari komunitas tersebut,” katanya dalam Konferensi Pers yang digelar di lapangan Maha Patih Gajah Mada Mapolresta Mojokerto, Selasa (28/9/2021).

Menurutnya, selain pelanggaran modifikasi motor juga terdapat perbuatan melawan hukum, yakni, muncul masalah mengenai baku hantam dengan batu yang melibatkan anak dibawah umur.

“Ini bisa dibuktikan, dan perbuatan melawan hukumnya juga ada sanksi pidananya, termasuk juga ada sanksi denda di situ, terkait dengan 13 anak di bawah umur yang kita berhasil tangkap, dan kita sudah lakukan penanganan dengan standar operasional yang berlaku,”beber mantan Kapolres Pasuran itu.

Rofiq menjelaskan dari total 101 kendaraan yang disita,  yang tidak sesuai dengan standart nasional dengan menggunakan knalpot brong atau knalpot berisik sebanyak 30 unit, motor dengan velg dan ban tidak standart karena menggunakan ban racing sebanyak 25 unit.

“Jenis pelanggaran knalpot brong 30 kasus, fatalitas kecelakaan 25 kasus, ban dan velg kecil ada 25. Ada 25 STNK, motor 75 dan 1 mobil. hasil dari operasi balap liar 21 unit,” jelasnya.

Anak dibawah umur yang terjaring akan dipanggil orang tuanya dan akan mendapatkan penanganan sesuai dengan hukum yang berlaku.

“Penanganan akan kita sesuaikan dengan aturan hukum, yang anak dibawah umur juga akan kita tangani dengan undang undang perlindungan anak,” tandas Rofiq.

 

Baca Juga :  Said Aqil Ungkap Siap Pimpin PBNU Ketiga Kali, Saat Silaturahmi ke Ponpes Lirboyo Kediri

Pewarta: Hermansyah 
Editor: Ubaidhillah

    Kanal Terkait