Polisi Belum Terima Jadwal Kampanye Terbuka di Kota Malang - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA

Polisi Belum Terima Jadwal Kampanye Terbuka di Kota Malang

Dua hari menjelang pelaksanaan kampanye terbuka, 24 Maret mendatang, pihak Polres Malang Kota belum menerima jadwal kampanye. Baik dari tim sukses calon presiden – calon wakil presiden (capres-cawapres) maupun dari partai politik dan calon legislatif (caleg). Meski demikian, 1.315 personel gabungan disiapkan untuk mengawal rangkaian kampanye terbuka di wilayah tersebut.

Hal tersebut disampaikan Kapolres Malang Kota AKBP Asfuri usai kegiatan Apel Gelar Pasukan Pengamanan dan Deklarasi Pemilu Damai, hari ini (22/3/2019) di Stadion Gajayana, Kota Malang. “Sampai saat ini kami belum menerima jadwal kegiatan kampanye terbuka yang akan dilakukan oleh paslon baik dari capres-cawapres maupun dari caleg,” ujar Asfuri.

Baca Juga :  Membanggakan! Baru Kelas 6 SD, Atlet Sepatu Roda Malang Sudah Raih Juara Nasional

Padahal, laporan terkait jadwal pelaksanaan kampanye terbuka itu nantinya yang akan dijadikan dasar pemetaan kerawanan kawasan. Menurut Asfuri, yang terkategori titik-titik rawan nantinya adalah tempat-tempat yang akan digunakan untuk kampanye terbuka. “Nanti apabila sudah diberikan jadwalnya tentunya titik-titik yang akan digunakan untuk kampanye itu titik rawan yang perlu dilakukan pengamanan,” sebutnya.

Pihak kepolisian dengan TNI dan sejumlah elemen masyarakat pun telah disiapkan untuk melakukan pengamanan. “Kami melaksanakan apel gelar pasukan dalam rangka pelaksanaan pengamanan kampanye terbuka yang dimulai pada 24 Maret. Jumlah personel yang dilibatkan, gabungan TNI-Polri dan potensi masyarakat lainnya sebanyak 1.315 personel,” tuturnya.

Baca Juga :  Antisipasi Bencana Hidrometeorologi, Walikota Sutiaji Pimpin Apel Kesiapan Penanggulangan Bencana Alam

Asfuri merinci, personel yang terlibat tersebut yakni dari unsur TNI sebanyak 1 satuan setingkat kompi (SSK), dari Polri 3 SSK, dan Linmas 6 SSK. Selain itu, masing-masing potensi masyarakat mengirimkan personel sebanyak 1-2 peleton. “Kami juga menggelar Deklarasi Pemilu Damai yang melibatkan unsur masyarakat, partai politik, pemerintah untuk mewujudkan pemilu yang aman, tertib, damai, berintegritas, tanpa hoaks, politisasi SARA dan politik uang,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya juga meningkatkan sinergitas TNI-Polri nanti di lapangan. “Kami akan melakukan pengamanan bersama-sama. Karena kami bertanggung jawab melakukan pengamanan di Kota Malang. Pelaksanaannya nanti kami akan lakukan patroli bersama dan kegiatan-kegiatan lainnya,” pungkas Asfuri.

Kanal Terkait