Polemik Penguasaan Kawah Ijen, Bupati Banyuwangi Menuai Kritik - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Polemik Gunung Ijen, Gubernur Jatim: Kita Serahkan ke Kemendagri
Kawah Ijen Banyuwangi (Foto: mario-la-pergola Unsplash/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Straight

Polemik Penguasaan Kawah Ijen, Bupati Banyuwangi Menuai Kritik

Satukanal.com, Banyuwangi – Baru-baru ini masyarakat Banyuwangi dihebohkan kabar sebagian pengelolaan Kawasan Gunung Ijen diberikan kepada Pemerintah Daerah Bondowoso. Keputusan tersebut diduga ditandatangani langsung oleh Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani di Surabaya pada akhir bulan Juni 2021 lalu.

Isu tersebut diperkuat dengan beredarnya sebuah surat yang diduga dari Pemkab Banyuwangi ditujukan kepada Kemendagri berisi pernyataan keberatan atas penandatanganan yang dilakukan bupati karena dinilai banyak kejanggalan.

Menyikapi kabar tersebut Direktur Pusat Kajian Kebijakan dan analisa publik (Puskaptis) Banyuwangi, Muhammad Amrullah menyayangkan tindakan yang dilakukan Bupati Ipuk Fiestiandani yang dinilai ceroboh. Meskipun pada akhirnya keputusan tersebut diralat serta dicabut, dengan alasan saat tanda tangan bupati merasa ditekan dan tim teknis tidak diikut sertakan.

Baca Juga :  Kabar Duka, Tokoh NU KH Zaenudin Djazuli (Gus Dien) Wafat

“Keputusan tersebut menjadi bukti serta kualitas dari kepemimpinan beliau,” Katanya (1/7/2021).

Padahal menurut Amrullah bukti pengelolaan serta kepemilikan Kawah ijen sendiri sudah sangat jelas dan mutlak milik Banyuwang. Hal tersebut sesuai dengan Java Resn Besoeki 1924 Blad XIIIC(pengukuran 1917-1918 dan 1922), Java Resn Besoeki. 1924 Blad LXXXVIII B(Alg.No. XVIII-58B), Peta Idjen Hoogland 1920(Pengukuran dinas topografi belanda 1917-1918), dan masih banyak yang lainya.

“Itu sudah dikenal di seluruh dunia, bahkan Unesco sudah mengakui bahwa kawah ijen adalah Cagar Biosfer Dunia. Puluhan tahun Banyuwangi berjuang agar Kawah Ijen menjadi citranya Banyuwangi. Oleh karena itu patut di pertanyakan ke bupati, apakah masih berpihak kepada rakyat Banyuwangi atau tidak.” katanya.

Baca Juga :  Tiga Poin Pertimbangan PPKM Level 4 Diperpanjang

Amrullah menambahkan Kawah Ijen adalah rohnya Banyuwangi, tidak ada Banyuwangi tanpa Kawah Ijen begitu sebaliknya.

“Artinya, bahwa banyuwangi mempunyai hak pengelolaan secara penuh dan itu tidak bisa ditawar dengan siapapun, baik dengan Kabupaten Bondowoso maupun dengan yang lainnya,” Imbuhnya.

Dia juga mendesak semua steakholder yang ada di Banyuwangi untuk bersatu padu merapatkan barisan, baik LSM, Ormas, pemangku wisata untuk menuntut pertanggung jawaban bupati atas sikap yang terkesan terburu-buru.

“Kami juga mendesak agar DPRD Banyuwangi melakukan hak menyatakan pendapat kepada Bupati Banyuwangi agar jelas kedepan tidak main – main terhadap masalah baik tapal batas Kawah Ijen maupun hak Pengelolaan Kawah Ijen,” Pungkasnya.

 

 

Pewarta: Abdul Konik 
Editor: Ubaidhillah 

Kanal Terkait