Polemik Alih fungsi Mobil Plat Merah Walikota Mojokerto Untuk Kendaraan Akad Nikah | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Polemik Alih fungsi Mobil Plat Merah Walikota Mojokerto Untuk Kendaraan Akad Nikah
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Polemik Alih fungsi Mobil Plat Merah Walikota Mojokerto Untuk Kendaraan Akad Nikah

SATUKANAL.com, MOJOKERTO– Walikota Mojokerto Ika Puspitasari akrab dengan sapaan Ning Ita ini, mengalih fungsikan mobil camry berplat merah untuk kegiatan sosial di masyarakat. Kegiatan sosial tersebut dikhususkan bagi masyarakat Kota Mojokerto yang akan melangsungkan akad nikah. Dalam Kanal instagram milik Ning Ita, beliau membagikan postingan yang berisikan informasi link pendaftaran atau perizinan, terkait pinjam pakai mobil dinas tersebut. Link perizinan tersebut dapat diakses melalui bit.ly/mobilnita.

Sejauh ini ada salah satu pasangan yang berhasil mendapatkan izin pinjam pakai mobil dinas, sebagai kendaraan untuk melangsungkan akad nikah. Kedua mempelai tersebut ialah Olivya Natania dan Wreda Pradana. Kedua mempelai tersebut merupakan warga Prajuritkulon. Ning ita mengucapkan selamat kepada mempelai

Baca Juga :  PPKM Mojokerto, Pemkab Kurangi Kapasitas Pengunjung Dan Akhiri Kegiatan di Tempat Umum Pukul 20.00 WIB

“Saya tentunya turut bahagia karena dapat ikut hadir di hari spesial ananda berdua. Semoga menjadi keluarga sakinah, mawadah, warahmah nggih” ungkap ning ita.

Namun hal ini lantas tidak diterima begitu saja oleh masyarakat. Adapun beberapa masyarakat yang mempertanyakan terkait fungsi mobil camry berplat merah tersebut. Hal ini diungkapkan oleh netizen yang menebar komentar dalam kanal instagram milik Ning ita.

“Ide kreatif kalau tidak benar penempatannya, bisa menjadi salah. Aset Negara diadakan harus sesuai dengan peruntukannya, bukan untuk pencitraan (kecuali dalam keadaan darurat) apabila tidak ada staff yang paham peraturan perundang- undangan tentang aset tidak mengingatkan ibu, saya khawatir pendopo/ balaikota anda ijinkan untuk dipakai resepsi pernikahan.maaf ini hanya sekedar masukan” tandas pemilik akun instagram atas nama @jonimaryono.

Baca Juga :  Penyekatan 27 Titik Kota Mojokerto Pada Malam Pergantian Tahun

Dalam hal ini, sebenarnya secara fungsional mobil dinas harus dipergunakan sesuai degan Permendagri Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah. Pada kententuannya mobil dinas diperbolehkan dialih fungsikan dalam kegiatan sosial dalam masyarakat, dimana dalam kegiatan tersebut tidak dipergunakan untuk menarik keuntungan. Namun, beberapa masyarakat beranggapan bahwa akad nikah tidak memenuhi unsur dalam kegiatan sosial walaupun sama sama tidak menarik keuntungan. Akan lebih baik jika secara prinsip makna dari peraturan tersebut, sejalan dengan norma yang ada dalam masyarakat.

 

 

 

Pewarta: Yuni Shavera
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait