KPK : Korupsi Di Kota Malang Terbilang Rendah
SATUKANAL.COM
BERITA

PJKAKI KPK : Korupsi Di Kota Malang Terbilang Rendah

Satuchannel.com, Kota Malang – Pengelolaan Jaringan Kerjasama Antar Kelembagaan Institusi (PJKAKI) KPK, Budi Santoso menilai statistik korupsi di Kota Malang masih terbilang rendah. Hal ini disampaikan Budi saat bertamu ke acara HUT 17 Malang Corruption Watch (MCW) di Jl. Merto Joyo Kalimetro, Malang, selasa (23/5).

Menurut Budi, dalam skala nasional, laporan korupsi dari Jawa Timur memang kurang atau rendah. Khususnya Kota Malang tidak termasuk dalam deretan kota dengan korupsi tertinggi.

“Setiap kota pasti ada. Hanya saja di Malang rendah. Pokoknya yang tertinggi ada di daerah Provinsi Riau dan Sumatra Utara”, ungkapnya.

Baca Juga :  5 Jenis Tanaman Hias Minim Perawatan Dan Cocok Bagi Pemula
Diskusi MCW (Gum)

Dirinya menambahkan bahwa keterlibatan KPK dalam penyelidikan korupsi daerah mengacu pada UU 30 tahun 2002 Pasal 11 tentang pidana korupsi. Dijelaskannya, harus ada 3 syarat indikasi korupsi yang akan melibatkan KPK.

“Pertama, jika aparat hukum atau penyelenggara negara terlibat kasus korupsi. Kedua, minimal sekurang-kurangnya 1 miliar kerugian dan terakhir menarik perhatian publik”, terang Budi kepada Satuchannel.com.

Jika korupsi di daerah tidak memenuhi 3 syarat tersebut, pihak kepolisian dan jaksa yang akan terlibat penyelidikan korupsi daerah. Walau demikian, menurut Budi bukan berati KPK tidak mau tahu soal urusan daerah.

“Bagaimanapun pihak KPK akan terus berkordinasi dengan perangkat-perangkat daerah. Sejauh ini korupsi terbesar memang terjadi pada sektor pengadaan barang dan jasa di tataran pemerintahan. Hal ini pun rentan terjadi di daerah-daerah”, beber Budi.

Baca Juga :  Gelar Acara Bimtek Musrenbang, Wakil Wali Kota Malang : Kinerja Laskar Perencana Harus Optimal

Dirinya menghimbau agar masyarakat mulai aktif berpartisipasi memberantas korupsi. Jika ada indikasi dugaan korupsi bisa langsung disampaikan pada layanan pengaduan KPK. Bisa lewat ke PO Box 575 Jakarta 120 atau faximile 52892454.

“Jadi pengaduannya tidak usah membawa berkas-berkas tebal lagi. Cukup kirim aduannya di web resmi KPK atau kontak PO Box dan faximile. Kemudian Sms center ke 0855857575 juga bisa. Kita jamin responnya cepat”, tuturnya. (GUM)

Kanal Terkait