Pilo Kabel Busi, Si Tanaman Sultan Harga Selangit - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Pilo Kabel Busi, Si Tanaman Sultan Harga Selangit
Tanaman Pilo Kabel Busi (Foto: Kevin Alfizar/ Satukanal.com)
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Pilo Kabel Busi, Si Tanaman Sultan Harga Selangit

Satukanal.com, Malang – Bagi pecinta tanaman, philodendron billietea atau pilo kabel busi wajib masuk dalam daftar koleksi idaman. Daunnya yang khas, dengan tangkai berwarna oranye dan kemerahan mirip seperti kabel busi, mampu memikat hati siapa saja yang melihat.

Tanaman asal Brazil ini memang sedang menjadi incaran para kolektor. Bentuk daunnya unik, lebar, bergelombang serta memiliki gerigi. Beberapa diantaranya bahkan mempunyai motif yang cantik, menambah kesan estetis.

Keindahannya itu membuat harganya melambung tinggi. Untuk bibitnya saja dihargai Rp 1 juta. Sedangkan tanaman yang sudah dewasa, bisa mencapai angka Rp 90 juta, tergantung dari motif daunnya.

Baca Juga :  PPKM Darurat Diberlakukan, Polres Jombang Siapkan Puluhan Personil

Kevin Alfizar, pembudidaya bunga asal Desa Sidomulyo, Kecamatan Batu, menjelaskan pilo kabel busi memiliki perawatan khusus. Butuh waktu 1 tahun untuk proses pembibitan sampai menjadi matang. “Tidak boleh terpapar sinar matahari langsung, tidak boleh terlalu banyak pupuk, disiram pun hanya 2 hari sekali atau seperlunya, takut jadi kering dan busuk,” jelas Kevin, Kamis (8/7/2021).

Dia mengungkapkan, metode yang digunakannya yakni teknik stek. Dimana dalam teknik ini menggunakan metode memperbanyak tanaman dengan menggunakan potongan tubuh tanaman. Seperti akar, daun, dan batang. Jika salah teknik, tanaman yang normalnya dapat tumbuh hingga 90 cm ini bisa mati akibat stres.

Baca Juga :  Bukan Penyebab Udara Dingin, Aphelion Hanya Fenomena Alamiah

Rumitnya proses pembibitan membuat tanaman ini menjadi langka dan sukar ditemui. Inilah yang menjadikan tanaman ini disebut sebagai ‘Tanaman Sultan’.  Selain keindahan yang dimilikinya, harganya yang selangit rasanya pantas untuknya mendapat julukan itu.

Kevin sendiri mengaku masih jarang menjual pilo kabel busi ini, dikarenakan sulitnya persediaan. “Dalam sebulan, ada 5-10 orang yang mencari pilo kabel busi, tapi sayang sekali saya belum punya,” pungkasnya.

 

 

Pewarta : Mandalika Naurah
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait