Pilkada Serentak 2020: Begini 16 Aturan Mencoblos Di TPS Yang Perlu Diperhatikan | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Pilkada Serentak 2020: Begini 16 Aturan Mencoblos Di TPS Yang Perlu Diperhatikan
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Pilkada Serentak 2020: Begini 16 Aturan Mencoblos Di TPS Yang Perlu Diperhatikan

SATUKANAL.com, NASIONAL– Pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 yang berlangsung serentak pada 9 Desember 2020 akan berlangsung dalam situasi pandemi covid-19.

Pilkada serentak 2020 akan digelar di 270 daerah dengan rincian sembilan provinsi, 37 kota dan 224 kabupaten. Sedangkan untuk pasangan calon yang meramaikan Pilkada 2020 sebanyak 715 paslon, 24 diantaranya merupakan caon gubernur dan wakil gubernur yang tersebar di sembilan provinsi.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) selaku penyelenggara pemilihan melakukan upaya persiapan protokol kesehatan yang harus dipatuhi untuk mencegah covid-19.

Dalam Pilkada Serentak 2020 terdapat 16 hal baru dalam proses pemungutan suara di TPS. Aturan baru ini mengatur hal-hal yang harus dipatuhi pemilih dan petugas penyelenggara pemungutan suara.

Berikut 16 Aturan Baru di TPS pada Pilkada Tahun 2020 yang dirangkum oleh tim satukanal.com

  1. Jumlah pemilih per TPS dikurangi, dari maksimal 800 orang menjadi maksimal 500 orang
  2. Kehadiran pemilih ke TPS diatur jamnya, setiap jam untuk sekian pemilih. Sehingga tidak menumpuk di waktu tertentu
  3. Jarak antrean saat duduk di dalam atau di luar TPS minimal 1 meter agar tidak terjadi kerumunan
  4. Dilarang bersalaman, terutama antara petugas kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dengan pemilih termasuk sesama pemilih
  5. Disediakan perlengkapan cuci tangan portabel atau wastafel dengan air mengalir dan sabun di TPS, bagi pemilih sebelum dan sesudah mencoblos
  6. Petugas KPPS mengenakan masker selama bertugas, disiapkan masker pengganti sebanyak tiga buah selama bertugas.
  7. Petugas KPPS mengenakan sarung tangan selaama bertugas.
  8. Petugas KPPS mengenakan pelindung wajah (face shield) selama bertugas.
  9. Saksi dan pengawas TPS yang hadir di TPS mengenakan masker yang menutupi hidung dan mulut hingga dagu dan sarung tangan sekali pakai.
  10. Setiap pemilih diharapkan membawa alat tulis sendiri dari rumah untuk menuliskan atau emberikan tanda tangan dalam daftar hadir.
  11. Di setiap TPS disediakan tisu kering untuk pemilih yang selesai mencuci tangan sebelum maupun sesudah mencoblos di TPS.
  12. Petugas KPPS yang bertugas di TPS harus menjalani rapid test sebelum bertugas, sehingga diyakini sehat/tidak membahayakan pemilih selama bertugas.
  13. Setiap pemilih yang akan masuk ke TPS dicek suhu tubuhnya.
  14. Lingkungan TPS didesinfektan sebelum maupun sesudah proses pemungutan dan perhitungan suara.
  15. Setiap pemilih yang selesai mencoblos tidak lagi mencelupkan jari ke dalam botol tinta, tetapi tintanya akan diteteskan oleh petugas.
  16. Jika ada pemilih bersuhu tubuh di atas standar (di atas suhu 37,3 derajat celsius), maka dipersilakan untuk mencoblos di bilik suara khusus, yang berbeda dengan bilik suara di dalam TPS, namun masih di lingkungan TPS tersebut.
Baca Juga :  29 kali Muntahkan Lava Pijar, Hujan Abu Gunung Merapi Guyur Wilayah Sleman

 

 

Pewarta:  Adinda A.I.U.
Editor: Redaksi Satukanal

 

 

Kanal Terkait