Petani Kesulitan Jual Gabah Beras, Ini Jawaban Bulog Kediri - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Petani Kesulitan Jual Gabah Beras, Ini Jawaban Bulog Kediri
STRAIGHT NEWS

Petani Kesulitan Jual Gabah Beras, Ini Jawaban Bulog Kediri

SATUKANAL.com, KEDIRI– Memasuki musim panen raya padi bulan Maret-April, para petani terkendala kesulitan dalam menjual gabah beras. Akibatnya, beberapa diantaranya mengalami kesulitan permodalan untuk melakukan masa tanam padi berikutnya.

Suyitno (48) petani Desa Paron Kecamatan Ngasem Kabupaten Kediri yang sekaligus Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Waru-waru, mengungkapkan penjualan gabah beras terhambat kesulitan memenuhi kualitas standar yang ditetapkan oleh Bulog, selaku penerima penjualan.

“Panen raya ini, punya saya ada 11 Ton. Saat ini kesulitan dalam penjualan,” ungkap Suyitno, Senin 22 Maret 2021.

Dia juga mengaku, sudah berusaha memenuhi kualitas gabah padi dengan memakai blower (pengeringan) untuk mencapai standar penerimaan Bulog. Namun, rupanya upaya tersebut masih belum berhasil dengan beberapa ditemukan gabah beras berwarna hijau (belum matang).

Baca Juga :  Bulog Cabang Kediri Optimalkan Serapan Gabah Beras di Panen Raya 2021

Penerimaan harga pembelian pemerintah (HPP), disebutkan untuk gabah kering panen (GKP) di tingkat petani ditetapkan Rp 4.200 per kg dan di tingkat penggilingan Rp 4.250 per kg. Sedangkan untuk gabah kering giling (GKG) di gudang Bulog Rp 5.300.

Menurut Suyitno, harga yang diterapkan oleh pihak Bulog sudah terbilang tinggi dan menguntungkan bagi para petani. Namun, hal tersebut masih belum terimbangi dengan kesulitan penerimaan hasil GKP petani.

“Harapannya yang penting bisa menanam lagi. Saya heran, kenapa setiap musim panen raya kesulitan penjualan,” terangnya.

Secara terpisah, Kepala Bulog Subdivre Kediri Mara Kamin Siregar saat dikonfirmasi satukanal.com di Kantor Perum Bulog Cabang Kediri, mengatakan pihaknya melakukan pembelian gabah beras, sesuai dengan Peraturan Kementerian Perdagangan (Permendag) No.24 Tahun 2020.

Baca Juga :  Bulog Cabang Kediri Optimalkan Serapan Gabah Beras di Panen Raya 2021

Beberapa yang disebutkan, Bulog menolak penerimaan penjualan gabah beras milik para petani. Hal tersebut dinilai masih belum memenuhi kualitas Bulog, seperti masih hijau (belum matang) dan masih berkadar air tinggi.

“Rendahnya kualitas itu, bisa dari efek faktor hujan. Yang juga membuat gabah beras banyak terendam. Ada juga gabah yang belum matang, namun dipanen. Jadi masih ditemukan gabah hijau,” pungkas Siregar.

 

 

 

Pewarta: Anis Firmansah
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait