Petani Asal Singosari Jadi Korban Peluru Nyasar - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA

Petani Asal Singosari Jadi Korban Peluru Nyasar

Satuchannel.com, Kabupaten Malang – Petani asal Baturetno, Singosari, Kabupaten Malang, Buawi (50), diduga menjadi korban peluru nyasar saat berladang di Gondo Mayit, Tamanharjo, Singosari, Selasa (8/8). Pada insiden ini, Korban mengalami luka parah di pipi sebelah kanan dan dinyatakan tewas sebelum sampai RS Saiful Anwar (RSSA) Kota Malang.

Lokasi korban berada memang tengah dijadikan tempat latihan rutin menembak oleh Batalyon 464 Paskhas TNI AU. Dalam hal ini, sebenarnya pihak Batalyon 464 TNI AU telah mensterilkan lokasi latihan dari warga sekitar.

Lewat keterangan Komandan Mayor Pasukan Batalyon 464, Muhammad Misbahul Munir merasa sangat sedih dan berduka cita atas kejadian ini. Padahal diakui Misbah, sterilisasi lokasi tembak telah dilakukan sesuai standar yang ada.

“Saya sangat sedih luar biasa. Padahal kami telah melakukan sterilisasi lokasi sesuai standar dengan 70 personel yang ikut untuk latihan juga. Hal ini tentu jadi bahan pelajaran bagi kami kedepannya,” ungkapnya, saat berada di Kamar Mayat RSSA, Selasa (8/8).

Menurut Misbah, lokasi yang dipakai latihan sebenarnya dilarang untuk warga. Sebelum latihan digelar pun, pihaknya selalu memberi peringatan terlebih dahulu untuk tidak mendekat pada lokasi latihan tembak.

“Pokoknya lokasi latihan harus bersih. Tidak ada batasan radius dalam lokasi karena harus steril sejauh apapun. Insiden ini memang di luar keinginan kita bersama,” papar Misbah.

Sementara itu, Menurut keterangan Waka Polsek Singosari, AKP Effendi Budi Wibowo, korban awalnya ditolong warga sekitar saat berada di dekat proyek jalan tol Malang-Pandaan. Korban sudah mengalami luka parah di bagian wajah.

“Saat ditolong kemudian dibawa ke tempat Kepala Desa Baturetno. Ia kemudian pingsan dan dinyatakan tewas,” ucap Effendi.

Saat ini, korban sedang menjalani proses otopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian Buawi. (GUM)

Kanal Terkait