Petakan Jalur Untuk Kembangkan Potensi, Komunitas Ini Gelar Jelajah Alam - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA

Petakan Jalur Untuk Kembangkan Potensi, Komunitas Ini Gelar Jelajah Alam

Satuchannel.com, Kabupaten Malang – Puluhan orang yang tergabung dalam Komunitas motor trail Boro Gondang Arjuna Motor Trail mengadakan jelajah alam di lereng Gunung Arjuna, pada Sabtu (5/8) bekerjasama dengan Kopi Karlos.  Acara ini sebagai upaya memetakan rute sekaligus mencanangkan titik mana yang akan perlu jadi perhatian untuk pelestarian.

Kepala Resort Pemangku Hutan (RPH) Karangan Hadi Mustofa menyatakan komunitas trail ini juga akan melihat titik jalan mana saja yang memerlukan perbaikan untuk kemudahan akses para petani di lereng Gunung Arjuna sisi selatan.

Kepala RPH Karangan Hadi Mustofa (Aris)

“Kami juga ingin membuka jalur pendakian ke Arjuna dari sisi selatan. Selama ini pendakian banyak dilakukan melalui sisi timur dari Lawang, mengingat melalui Karangploso ini cukup sulit medannya meski jarak tempuhnya cukup singkat,” ujarnya ditemui satuchannel.

Kegiatan ini juga bertujuan mempromosikan potensi alam dari lereng Gunung Arjuna sisi selatan di Kecamatan Karangploso. Sekaligus mempromosikan tanaman kopi yang menjadi salah satu hasil pertanian di Karangploso.

Komunitas trail jelajah alami lereng Arjuna

“Sudah ada brand kopi karlos yang menjadi bagian dari Karangploso. Maka nantinya kita akan galakkan pula menanam kopi bagi masyarakat di sini,” tambah Hadi

Sementara itu Wakil Ketua komunitas trail Boro Gondang Motor Trail, Juli menyatakan kegiatan jelajah alam dengan motor trail ini diikuti oleh 40 orang anggota komunitasnya yang terdiri dari para petani dan warga sekitar di wilayah RPH Karangan, disertai dengan pecinta sepeda motor trail dari LP Lowokwaru dan Perhutani RPH Karangan.

Komunitas Trail jelajah alam

“Kami ingin dari kegiatan ini bisa melestarikan alam dengan memetakan jalur terlebih dahulu sebelum ke depan akan dilakukan reboisasi sektor mana yang dianggap sudah rusak,” ungkap Juli.

Pihaknya juga menggandeng Perhutani karena selaku pemilik lahan tentu yang lebih paham medan. Selain itu dengan menggandeng Perhutani akan lebih memudahkan berkomunikasi dalam pengelolaan potensi alam di kawasan hutan milik Perhutani ini. (Aris)

Kanal Terkait