Pesanan Milenial Terjaring Bea Cukai, Sextoys Hingga Kosmetik - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Pesanan Milenial Terjaring Bea Cukai, Sextoys Hingga Kosmetik
BERITA HIGHLIGHT STRAIGHT NEWS

Pesanan Milenial Terjaring Bea Cukai, Sextoys Hingga Kosmetik

SATUKANAL.com, KEDIRI – Trend peningkatan E-commerce, mendorong kaum milenial dengan mudah melakukan impor pesanan barang terlarang dan tanpa izin di wilayah Kediri, Jumat (26/2/2021).

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai (KPPBC TMC) Kediri Suryana, mengatakan barang pesanan kaum milenial juga harusnya memperhatikan ketentuan dan aturan tertentu yang diperbolehkan. Seperti halnya Sextoys, Spare Part bekas, obat-obatan, kosmetik, dan sebagainya.

“Ini kan anak-anak milenial sedang trend beli-beli online, seperti barang bekas, obat-obatan, kosmetik, yang sebetulnya tidak diperbolehkan. Terutama alat-alat pornografi. Secara ketentuan melalui ketentuan-ketentuan tertentu,” ucap Suryana ke Satukanal.com.

Baca Juga :  Persik Kediri Dipastikan Tak Lolos, Usai Imbang Lawan Persela di Piala Menpora

Dia juga mengungkapkan, setiap transaksi ekspor impor pasti akan melewati pengawasan Bea-Cukai, dengan jasa penitipan PT Pos Indonesia. Nantinya dipastikan ada penyaringan, untuk barang yang melanggar ketentuan.

Sementara itu Kepala Kantor Pos Kediri Sigit Sugiarto, membenarkan adanya peningkatan luar biasa di perdagangan lintas negara. Mendominasi pelanggar pengiriman barang melalui platform e-commerce.

“Kan sekarang banyak aplikasi jual beli internasional. Ada Amazon, dan lain-lain. Sifatnya semua barang dari manapun, termasuk Indonesia. Jual-belinya sudah antar negara,” jelasnya.

Baca Juga :  Jelang Hari Paskah, 720 Personil Gabungan Amankan Gereja Kota Kediri

Lebih lanjut pihaknya berencana melakukan sosialisasi bersama untuk ketentuan batang dan pengiriman, bersama pelaku usaha/UMKM. Serta perwakilan e-commerce di wilayah Kediri. Selain itu, juga perlu pembinaan kepada para Tenaga Kerja Indonesia (TKI) dan Tenaga Migran Indonesia.

“Makanya nanti TKI, TKW, dan pekerja migran Indonesia ada pembekalan. Serta pemahaman pengiriman. Yang terkadang penerimaannya tidak sesuai,” pungkas Suryana.

Hingga dilakukan pemusnahan puluhan Barang yang menjadi Milik Negara (BMN), oleh KPPBC TMC) Kediri di Halaman Kantor Pos Kediri, Jumat (26/2/2021).

 

Pewarta: Anis Firmansah
Editor: Redaksi Satukanal

Kanal Terkait