Pertunjukan Monolog Warnai Aksi Pengecaman Oleh Sejumlah Aktivis | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA

Pertunjukan Monolog Warnai Aksi Pengecaman Oleh Sejumlah Aktivis

Satuchannel.com, Kota Malang – Selain melakukan orasi dan membagikan pers rilis kepada masyarakat yang melewati Balai Kota Malang, sejumlah aktivis yang tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi dan Peradilan Bersih Jawa Timur (Kompak Bersih) juga menyajikan pertunjukan teatrikal monolog dalam aksinya, Selasa sore (10/4). Ini bentuk pengecaman tindak kekerasan kepada Penyidik KPK Novel Baswedan. Aksi monolog itu dilakukan oleh seniman yang juga sekaligus seorang aktivis Malang, Syamsudin.

Dalam aksinya, Syamsudin terlihat memakai jas hujan sambil membawa tiga buah wayang kulit di tanganya. Melalui monolog, Syamsudin bercerita sosok wayang yang dalam hal ini mewakili diri orang yang dengan gagah berani melawan tindak korupsi lalu dianiaya oleh dua wayang yang lainya, yang merepresentasikan oknum-oknum korup.

“Woy, bukankah sebuah hak warga negara Republik Indonesia untuk harus berani melawan korupsi, mau E-KTP maupun yang lain. Korupsi adalah musuh bersama bagi kita,” ucap syamsudin saat membuka pertunjukannya.

 

Juru bicara aksi, M. Fahrudin mengungkapkan bahwa aksi ini menuntut agar Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dapat serius melakukan pemberantasan tindak pidana korupsi di Indonesia.

 

“Kami meminta aparat penegak hukum, dalam hal ini kepolisian, mengusut tuntas kasus penyerangan kepada Novel Baswedan. Kalau bisa jangan sampai berhenti di dua pelaku saja, tapi dilihat, dibelakang yang menyuruh itu siapa,” ujar Fahrudin.

Dirinya juga menyampaikan, ada dugaaan dalang penyerangan kepada Novel Baswedan ini adalah orang-orang yang punya kepentingan terhadap kasus E-KTP sebagaimana yang disebut pada dakwaan KPK beberapa waktu lalu. (Iqb)

Kanal Terkait