Perpanjangan PPKM di Jawa Bali, Momentum bagi Daerah untuk Berkompetisi Turunkan Level! - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Perpanjangan PPKM di Jawa Bali, Momentum bagi Daerah untuk Berkompetisi Turunkan Level!
Luhut saat berkunjung ke Malang (Foto: malangkota.go.id)
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Perpanjangan PPKM di Jawa Bali, Momentum bagi Daerah untuk Berkompetisi Turunkan Level!

Satukanal.com, Malang – Pemerintah memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 4 di Jawa Bali dari 17 hingga 23 Agustus 2021.

Sekretaris Jenderal Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Jawa Timur Sudarmanto menyebut perpanjangan ini seharusnya memicu daerah-daerah di Jawa dan Bali untuk kompetisi menurunkan levelnya.

“Hal ini seharusnya membuat pemerintah daerah terpacu mengendalikan Covid-19, mana daerah-daerah yang sampai saat ini tingkat terpaparnya tinggi. Pemerintah daerah harus melakukan upaya yang lebih maksimal,” kata pria yang berasal dari Kasembon, Kabupaten Malang ini saat diwawancarai satukanal.com.

Sudarmanto, Sekjen FPRB Jatim

Pria yang akrab disapa Mbah Darmo ini mengatakan, PPKM dengan menggunakan level ini memberikan tanggung jawab pada daerah dalam rangka untuk mengendalikan penyebaran Covid -19. Hal terpenting saat ini, menurut dia, masyarakat harus memiliki kesadaran tinggi untuk mengikuti program vaksinisasi dan disiplin individu  dalam penerapan protokol kesehatan.

Sebelumnya,  Koordinator Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Jawa-Bali Luhut Binsar Pandjaitan menyebut perpanjangan dilakukan di beberapa daerah karena tren kasus di kawasan ini mulai menunjukkan perbaikan.

Baca Juga :  BPBD Suplai Air Bersih di 3 Titik Desa Kunjorowesi Mojokerto

“Berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo, PPKM Level 4 di Jawa Bali akan diperpanjang sampai 23 Agustus 2021,” ujar Luhut pada konferensi pers, Senin (16/8/2021) seperti dikutip dari tempo.co.

Indikasi perbaikan ini, menurut Luhut, kasus terkonfirmasi sudah turun hingga 76 persen pada data terakhir pada 15 Agustus 2021. Angka ini, kata dia, sudah lebih besar dari pengumuman PPKM Level 4 minggu lalu yang masih berada di level 59 persen.

Selain itu, kata Luhut, tren kasus aktif juga turun 53 persen pada 15 Agustus 2021. Meski demikian, kata Luhut, PPKM Level 4 tetap diperpanjang demi mempertahankan momentum penurunan kasus ini.

Senada dengan Luhut, Mbah Darmo mendukung perpanjangan PPKM ini. Menurut dia, pemerintah pasti perhitungan yang matang, sehingga perpanjangan PPKM ini menjadi salah satu upaya memutus mata rantai virus Covid-19.

Baca Juga :  Capaian Vaksinasi Rendah, Pemkab Mojokerto Targetkan 20 Ribu Perhari

“Dengan diberlakukannya PPKM darurat sampai sekarang, penurunan jumlah pasien yang terkonfirmasi positif, pasien yang sembuh juga meningkat. Lalu, kita lihat juga tempat keterisian BOR menurun,” ujar mbah Darmo.

PPKM Sejak 3 Juli 2021 

Sebelumnya, pemerintah beberapa kali memberlakukan kebijakan PPKM . Mulai dari PPKM Darurat dari 3-20 Juli 2021. Lalu, pemerintah mengubah namanya menjadi PPKM Level 4 dan berlaku 21 Juli-16 Agustus 2021.

Dalam pengumuman PPKM terakhir pada 9 Agustus 2021, Luhut menyampaikan bahwa evaluasi PPKM Jawa Bali akan dilakukan sekali seminggu. Sementara, evaluasi PPKM luar Jawa Bali dilakukan sekali dua minggu. Perbedaan rentang waktu evaluasi dilakukan karena perbedaan infrastruktur.

Hingga 16 Agustus 2021, PPKM Level 4 diberlakukan di 70 kabupaten kota di 7 provinsi Jawa Bali, sesuai Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 30 Tahun 2021. Sementara untuk perpanjangan PPKM Level 4 sampai 23 Agustus ini masih belum disampaikan. (*)

Pewarta: Danu Sukendro

 

Kanal Terkait