Permudah Peserta UTBK SBMPTN Ke Lokasi Ujian, UB Siapkan Fasilitas Shuttle Bus - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Permudah Peserta UTBK SBMPTN Ke Lokasi Ujian, UB Siapkan Fasilitas Shuttle Bus
BERITA

Permudah Peserta UTBK SBMPTN Ke Lokasi Ujian, UB Siapkan Fasilitas Shuttle Bus

Satukanal.com, Malang – Pada Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) 2021, Universitas Brawijaya (UB) mempersiapkan Shuttle Bus Bagi Peserta tes. Nantinya, para peserta akan diantarkan oleh panitia UTBK UB ke lokasi ujian masing-masing menggunakan Shuttle Bus tersebut.

Pelaksanaan UTBK yang berlangsung 12 – 18 April 2021 (gelombang 1) dan 26 April – 2 Mei 2021 (gelombang 2),  panitia UB telah menyediakan dua armada shuttle bus bagi peserta ujian. Guna kelancaran pelaksanaan tes UTBK.

Sebanyak 17.204 peserta mengikuti tes di UB. Jumlah ini terdiri dari kelompok saintek sebanyak 8.526 peserta, kelompok soshum sebanyak 7.935 peserta, dan kelompok campuran sebanyak 743 peserta.

Melansir pada laman resmi UB, Huda selaku Bagian Sarana dan Prasarana UB menyampaikan, shuttle bus ini bisa digunakan bagi peserta yang menggunakan angkutan umum atau diantar dan diturunkan di gerbang veteran.

“Peserta yang berjalan kaki akan langsung kami tanya lokasi ujiannya. Jika jauh, langsung kami minta naik ke shuttle bus supaya bisa diantar ke lokasi ujian masing-masing,”  ujar Huda.

Baca Juga :  Menteri PPA : Physical Social Penting Untuk Hilangkan Trauma

Shuttle bus nantinya akan mengantar peserta UTBK ke lokasi ujian, sesuai drop zone yang sudah ditentukan. Panitia sudah menetapkan lima drop zone. Lima drop zone yang disediakan, di antaranya :

  • Drop zone 1 : FPIK, Fapet, FMIPA, FIB, dan FP
  • Drop zone 2 : FH, FISIP, FT, dan TIK
  • Drop zone 3 : Vokasi
  • Drop zone 4 : FEB, FIA, dan FTP
  • Drop zone 5 : Filkom, FKG, dan FK

Shuttle bus yang disediakan UB berupa kendaraan HIACE. Shuttle bus tersebut akan stand by dalam dua sesi pagi dan siang hari. “Pagi jam 5.15 sudah kita siapkan sedang untuk sesi siang pukul 11.00 kendaraan sudah bersiap-siap untuk mengantar peserta,” katanya.

Sementara itu, Rektor UB Prof Nuhfil Hanani mengatakan, standar prokes memang sudah dilakukan dengan ketat. Apalagi, tahun 2020 lalu dia sempat menyelenggarakan UTBK SBMPTN yang sama dengan tahun ini.

Prokes yang ketat ini juga sebagai simulasi untuk kuliah tatap muka. Dia optimis, UB menjadi salah satu kampus percontohan terkait penerapan prokes.

Baca Juga :  Selamat! Kota Malang Sabet Penghargaan PPD Predikat Terbaik Kedua Kategori Kota

Sebanyak 2.550 peserta mengikuti UTBK SBMPTN pada hari pertama. Pada pelaksanaan UTBK SBMPTN, UB menggunakan 17 gedung yang dimilikinya.

Sementara itu, bagi mahasiswa atau pengantar yang membawa kendaraan sendiri, akan diarahkan ke lokasi khusus parkir. “Ada beberapa kantong parkir,  seperti di belakang FPIK, Fapet,  serta Gedung Samantha Krida, ” jelasnya.

Ketersediaan fasilitas shuttle bus bagi peserta ujian ini mendapat tanggapan positif dari Wakil Ketua Komisi X DPR RI,  Dede Yusuf, saat kunjungan ke Malang, kemarin.

“Sistem seperti ini sangat baik. Semua kampus bisa mencontoh UB dalam menerapkan prokes. Bila masker yang dikenakan siswa tidak standar, akan diganti kampus dengan yang standar,” jelasnya.

Sebagai informasi, Selain menyediakan shuttle bus, panitia UTBK UB juga tidak mengharuskan tes swab bagi para peserta. Mereka hanya perlu melakukan tes suhu dan menjaga jarak,  sesuai protokol kesehatan (prokes).  Sebab, biaya swab antigen mahal bagi sebagian keluarga calon mahasiswa.

 

 

 

 

Pewarta : Naviska 
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait