Permudah Investasi, Kota Malang 'Curi Start' Jalankan OSS - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Launching OSS secara virtual oleh Presiden Joko Widodo. (foto: Humas Pemkot Malang)
BERITA Kanal Highlight Kanal Straight

Permudah Investasi, Kota Malang ‘Curi Start’ Jalankan OSS

satukanal.com, Malang – Untuk memudahkan perizinan dalam berinvestasi, Kementerian Investasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BPKM) meluncurkan sistem Online Single Submission (OSS) bebasis risiko pada hari ini (09/08) secara virtual. Namun, Pemerintah Kota Malang mengklaim lebih dulu menjalankan sistem OSS, sebelum launching.

“OSS sebenarnya sudah lama. Kita sudah jalan. Cuma inikan launching dari pusat. Ini kan berbasis risiko jadi dipilah menjadi 3. Ada risiko rendah, ada resiko sedang, ada resiko tinggi atau berat “ ujar Walikota Malang Sutiaji usai menghadiri launching OSS oleh Presiden RI Joko Widodo.

Baca Juga :  Pemkab Mojokerto Gelontorkan BST APBD Rp 4 Miliar Lebih Untuk KPM
Walikota Malang Sutiaji. (foto: Humas Pemkot Malang)

Berdasarkan pengujian yang dilakukan, tingkat keberhasilan dari sistem OSS ada pada angka 83% dan 17% lainnya masih dalam tahap penyesuaian. Selanjutnya Sam Sutiaji panggilan akrabnya menyampaikan bahwa di Kota Malang belum banyak yang berisiko sedang dan tinggi. Paling banyak yang memiliki risiko rendah. “Kalau resiko rendah maka hanya mendapatkan NIB (Nomor Induk Berusaha). Dulu hanya Rp500 juta sekarang menjadi Rp5 Miliar,. tambahnya

OSS telah dibentuk sejak Maret 2021 yang dikerjakan oleh Indosat pasca penandatangan PP sebagai implementasi dari Undang-Undang. Sistem ini mencakup 70 undang-undang khususnya undang-undang Cipta Kerja, 47 PP, Perpres, dan Permen dan melibatkan hampir seluruh stakeholder cipta kerja yang ada.

Baca Juga :  Pemkot Malang Rencanakan Bangun Alun-alun Kedungkandang

“Undang-undang cipta kerja ini akan mendukung upaya pencegahan pemberantasan korupsi, ini jelas karena dengan menyederhanaan, dengan memotong dengan mengintegrasikan sistem perijinan secara elektronik, pungutan liar (pungli) dapat dihilangkan” Jelas Presiden RI Joko Widodo.

Sumber : Siaran Pers Humas Pemkot Malang

Editor : Danu Sukendro

Kanal Terkait