Permintaan Plasma Konvalesan Kota Malang Menurun - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Terapi Plasma Darah Konvalesen, 5 Hal Penting Yang Wajib Diketahui Oleh Masyarakat
Ilustrasi donor darah konvalesen (Istimewa)
BERITA Kanal Straight

Permintaan Plasma Konvalesan Kota Malang Menurun

Satukanal.com, Malang – Seiring dengan melandainya angka Covid-19 di Kota Malang, permintaan plasma konvalesan untuk terapi pengobatan pasien covid pun mulai menurun.

Hal ini sebagaimana yang disampaikan oleh Kepala Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Malang, dr Eny Sekar Rengganingati, menurutnya secara keseluruhan permintaan plasma konvalesan di Kota Malang menurun.

“Saat ini permintaan plasma konvalesan menurun. Kondisi ini, tidak segencar dulu. Namun, kami tetap produksi untuk mencukupi,” ujar dr Eny

Baca Juga :  Inovatif! UB Tech Luncurkan Marutaarka Energy, Sumber Energi Listrik dari Angin dan Matahari

Dirinya menjelaskan, bahwa di bulan Juli 2021 lalu, sempat terjadi lonjakan permintaan. Bahkan dalam sehari bisa mencapai hingga 70 antrian. Berdasarkan keterangan Eny, hingga saat ini UTD PMI Kota Malang sudah berhasil menyalurkan 780 hingga 800 kantong darah plasma konvalesan.

“Kita salurkan tidak hanya di Kota Malang, tapi daerah-daerah sekitar lainnya, seperti Kota Blitar, Kota Batu, dan Kabupaten Malang. Tapi memang yang paling banyak permintaan kita dari Malang Raya,” terangnya

Baca Juga :  Tunjang Belajar Daring, Dosen Pemerintahan UB Kenalkan Situs Pembelajaran untuk Santri

Beberapa syarat penting harus dipatuhi oleh pendonor jika ingin lolos skrining. “Pendonor harus sudah sembuh dari Covid-19 selama minimal 2 minggu ditunjukkan dengan hasil negatif swab PCR. Saat menderita Covid-19 pun gejalanya harus sedang sampai berat,” jelasnya.

Meski permintaan plasma konvalesan menurun, UTD PMI Kota Malang tak henti-hentinya mengagendakan skrining untuk pendonor. Di mana penyintas yang lolos skrining bisa mendonorkan plasmanya.

Pewarta: Cosa Ayu S. Widodo 
Editor: Ubaidhillah 

    Kanal Terkait