Percakapan Terkait Blusukan Kobra: Ulah Yahudi, Walkot Depok Siap Kerahkan Intelijen | SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
BERITA

Percakapan Terkait Blusukan Kobra: Ulah Yahudi, Walkot Depok Siap Kerahkan Intelijen

Beberapa hari ini masyarakat Depok digemparkan dengan ‘blusukan’-nya ular kobra ke rumah-rumah warga. Tentunya peristiwa itu membuat gempar masyarakat dan ramai jadi perbincangan diberbagai media sosial (medsos).

Tercatat, sudah ditemukan 20 kasus atas blusukannya ular berbisa ini selama satu bulan ini.

Hal ini yang membuat  Wali Kota (walkot) Depok, Mohammad akan melakukan kajian terkait peristiwa yang membuat warga resah. Tak hanya itu, dirinya juga menyampaikan akan melibatkan sejumlah pihak terkait, termasuk intelijen untuk menjawab kejadian tersebut.

“Bersama-samalah, pihak Damkar dalam hal ini yang selalu ada siap siaga membantu masyarakat. Terus ada pihak kepolisian juga, pihak komunitas intelijen daerah sebenernya ini ada apa, fenomena alam atau apa,” ucapnya kepada media, beberapa waktu lalu.

Pernyataan ini menjadi ramai saat warganet mengunggah bocornya percakapan di WA group (WAG) terkait blusukannya ular kobra. Di percakapan itu terbaca, bahwa ular-ular kobra yang memasuki perumahan warga merupakan skenario Yahudi. Bukan hanya sekedar musim kawin ular kobra.

“Fenomena ular kobra dimana2 ini operasi siapa? Tujuannya apa? Masih adakah tarik ulir jabatan kekuasaan?.”

“Ternyata menurut mas Lambang-intel ada skenario Wahyudi.”

Begitulah tangkapan layar percakapan WAG yang di-posting oleh akun @Suara_Bawah yang juga mencuitkan, “Kalo wag kader PKS begini. Gimana gak mau dimakan mentah2 sama walikota depok,” tulisnya.

Lepas ada keterkaitan dan tidaknya percakapan WAG itu, Idris sempat menyampaikan kepada media kasus serupa yang menimpa wilayahnya. Dimana di Arab Saudi peristiwa itu sempat terjadi dan setelah ditelusuri bukan karena faktor alam.

“…pernah di suatu kondisi di daerah Arab Saudi itu orang enggak menyangka ada ular, disangkanya ini ular dipindah segala macam, ternyata ada oknum yang menanam di situ ingin merusak, seperti provokator gitu,” ujarnya.

Namun dia menambahkan bahwa dirinya tidak ingin menuduh ataupun menduga-duga. “Saya bukan menyangka dan enggak menduga. Soal yang dicatat bukan itu, kami sedang mengkaji faktornya itu apa,” imbuhnya kepada media.

Cuitan dan pernyataan itulah yang akhirnya menjadi bola liar di tangan warganet. Berbagai komentar pun meramaikannya terkait blusukan ular kobra tersebut.

@Suara_Bawah memberikan cuitannya atas hal itu. Akun tersebut menuliskan rumah-rumah yang dimasuki ular kobra dulunya memang habitat ular berbisa tersebut.

Dirinya juga meminta Idris melakukan pengecekan ke warganya yang disebutnya banyak memelihara kobra sebagai hewan peliharaan. Akun ini juga meminta untuk melakukan cek berapa banyak pemelihara ular berbisa di depok yang melepas hewannya karena gak mampu lagi merawat.

“Pak @IdrisAShomad (akun Walkot Depok, red)  kalo ada luang nonton Snake In The City di NatGeo. Biar paham gimana habitat ular kobra dan cara penanganannya,” saran @Suara_Bawah.

Cuitan itu dibenarkan oleh @maryanto0207197, “Betul om habitatnya dah jadi komplek perumahan dari Cilebut sampe Depok di pinggir Ciliwung dah penuh sama perumahan yg tanya tempat habitat ular dan predatornya ya  harus siaplah hidup berdampingan,” cuitnya.

Terkait blusukan kobra skenario Yahudi, akun @djo_1983 menuliskan sebagai berikut, “Intel harus Interogasi pak,  itu pasti pasukan kobra mamarika dan wahyudi untuk memata matai khilafah depok,” ujarnya.

Warganet lainnya hanya geleng-geleng dan menyampaikan, “Ada2 aja. Mengatasi ular dengan pawang ular, bukan dengan intelijen,” cuit @KelikYans sambil membubuhkan emoji tertawa.

Pengerahan berbagai unsur pun mendapat respon warganet terkait blusukan ular kobra ke berbagai rumah warga ini. Seperti yang disampaikan @KangBangunan, “DERIC (depok Reptil & Amphibians Community). Anggotanya ribuan, pasti bisa minta bantuan mereka buat penyuluhan tentang ular, minta tolong nangkepin jg bisa. Yg penting jgn dibunuh! Ular itu yg nekan pertumbuhan pengerat,” cuitnya

Kanal Terkait