Naik Pesawat Kini Bisa Pakai Tes Antigen - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Mulai 2022 Bandara Soekarno-Hatta Bakal Terapkan Teknologi Pengenalan Wajah
Ilustrasi bandara saat PPKM (Foto: Pixabay.com)
BERITA Kanal Straight

Naik Pesawat Kini Bisa Pakai Tes Antigen

Satukanal.com, Nasional – Pemerintah Republik Indonesia secara resmi memperbolehkan penumpang pesawat tujuan sekitar Jawa – Bali menggunakan swab antigen sebagai syarat naik saat pandemi Covid-19.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Efendy dalam keterangan pers virtual usai rapar evaluasi PPKM, Senin (1/11/221).

“Kemudian untuk perjalanan akan ada perubahan yaitu untuk wilayah Jawa dan Bali, perjalanan udara tidak lagi mengharuskan menggunakan tes PCR tetapi cukup menggunakan tes antigen,” ungkapnya.

Diketahui, sebelumnya pemerintah mengumumkan pengguna pesawat dengan tujuan dari dan ke wilayah Jawa-Bali melampirkan hasil tes PCR Covid-19 pada 18 Oktober 2021. Namun, setelah diterapkan sepekan kemudian menuai kritik dikarenaka diberlakukan saat kasus Covid-19 mulai melandai.

Baca Juga :  Tak Ada Komputer dan Internet untuk ANBK, 57 SD di Kota Blitar Numpang di Lab Komputer SMP

Alasan lainnya terkait tujuan pemerintah yang ingin menggeliatkan pariwisata dinilai tidka berbanding lurus dengan kebijakan wajib PCR bagi pengguna peswat, karena tarifnya pun lebih mahal dibandingkan tes antigen. Ditambah dengan dibukanya jalur penerbangan internasional ke Bali namun memperketat syarat perjalanan domestik.

Lebih lanjut, Muhadjir menegaskan, pembaruan ini sama dengan aturan naik pesawat terbang di luar Jawa dan Bali yang juga memperbolehkan syarat swab antigen. “Ini sesuai usulan Pak Menteri Dalam Negeri (Mendagri),” katanya.

Baca Juga :  Ternyata Ini Asal Usul Wayang Kulit yang Sempat Disebut Adidas dari Malaysia

Kebijakan ini juga menyusul penetapan harga terbaru tes polymerase chain reaction (PCR) beberapa waktu lalu. Kemudian, pemerintah juga mengubah masa berlaku penggunaan tes tersebut sebagai syarat perjalanan.

Aturan terkait perubahan terbaru itu tertuang dalam Instruksi Mendagri (Inmendagri) Nomor 55 Tahun 2021 tentang Perubahan Instruksi Mendagri Nomor 53 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1 di Wilayah Jawa dan Bali yang diteken Mendagri Tito Karnavian pada 27 Oktober 2021.

 

Pewarta : Adinda 

Editor: Ubaidhillah

Kanal Terkait