Penuhi Janji Jokowi, Mentan Salurkan Bantuan Alat Pertanian - SATUKANAL.COM
SATUKANAL.COM
Penuhi Janji Jokowi, Mentan Salurkan Bantuan Alat Pertanian
Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia, Syahrul Yasin Linpo/foto: Humas Pemkab Malang
BERITA Kanal Straight

Penuhi Janji Jokowi, Mentan Salurkan Bantuan Alat Pertanian

Satukanal.com, Malang – Menteri Pertanian (Mentan) Republik Indonesia Syahrul Yasin Linpo, salurkan bantuan berupa mesin dan alat pertanian kepada para petani yang ada di Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang.

Pada kegiatan kunjungan Mentan, Selasa (18/5) tersebut, turut didampingi Bupati Malang, Sanusi dan Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto.

Bantuan ini diserahkan Kementerian Pertanian sebagai wujud pemenuhan janji Presiden Joko Widodo. Pada saat berjumpa dan berdialog dengan petani setempat dalam rangkaian kunjungan kerja ke Kabupaten Malang, pada 29 April lalu.

”Kami hadir menyerahkan apa yang telah disampaikan Presiden Joko Widodo. Ini telah dijanjikan, setelah melihat hasil produksi disini, yang cukup menggembirakan. Hal tersebut merupakan bantuan yang diminta para petani,” ungkap Syahrul.

Baca Juga :  Masuki Musim Kemarau, DPURPKP Tetap Pantau Saluran Air

Beberapa bantuan diserahkan Kementan dari Presiden Joko Widodo kepada para petani Desa Kanigoro, Kabupaten Malang. Diantaranya traktor tangan 4 unit, combine harvester berukuran besar dan sedang masing-masing 1 unit.

Selanjutnya, power thresher 1 unit, mesin packing beras 1 unit, mobil pick up 1 unit dan vertical dryer padi berkapasitan 10 ton 1 unit.

Secara keseluruhan, total nilai bantuan yang disalurkan mencapai Rp 40,1 Miliar. Sementara itu, nantinya juga akan dibangun pengering padi vertikal di wilayah Desa Kanigoro, untuk membantu proses pengeringan padi milik petani setempat.

Baca Juga :  Juli, Masyarakat Umum Kota Malang Siap Divaksin

Pemerintah Kabupaten Malang dan para petani harus bisa merawat alat dan mesin yang disalurkan ini. Agar bisa dipergunakan dalam waktu yang lama dan membantu produktivitas para petani.” jelasnya.

Dari situ diharapkan bisa meningkatkan produktivitas dan tidak membuat para petani malas dengan pengoptimalan teknologi. Mekanisasi dan tenaga pekerja harus seimbang.

“Kita punya banyak petani, tapi juga harus dibarengi dengan mekanisasi dan teknologi yang ada,” harapnya.

 

 

 

Pewarta : Wildan Agta Affirdausy
Editor : Redaksi Satukanal

Kanal Terkait